Berita

Deddy Mulyadi/RMOL

Politik

Deddy Mulyadi Advokasi Korban Trafficking

SENIN, 30 JULI 2018 | 21:36 WIB | LAPORAN:

Meski sudah tidak menjabat lagi sebagai bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menunjukkan kepedulian tinggi terhadap warga kota Pensiun.

Hari ini dia mendampingi keluarga korban trafficking di China ke Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI), Kementerian Luar Negeri.

Bermodus mengajak menjadi Sales Promotion Girl (SPG) di Jakarta, 5 dari 16 gadis muda asal Purwakarta malah diterbangkan ke China untuk menikah kontrak dengan pria Tirai Bambu.


"Dari Polda Jabar ke Kemenlu dan kemudian tadi ada langkah-langkah yang harus segera dibuat misalnya nanti KBRI berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan bagaimana posisi keadaan dari WNI tersebut," ungkap Dedy di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (30/7).

Lima diantara korban merupakan warga Purwakarta, sisanya antara lain berasal dari Bandung, Bekasi dan daerah lainnya.
 
"Ini adalah modus dari proses  trafficking gaya baru. Kebanyakan terjadi di Kalimantan dan sekarang sudah memasuki Jawa barat, dan pelakunya warga negara asing," tutur Dedi yang juga ketua DPD Golkar Jawa Barat.

Kedatangan Dedy ke Kemenlu merupakan tindak lanjut upaya membela korban dimana agen yang merupakan pelaku dari kasus ini sudah ditangani di Polda Jabar.

"Jadi WNA China menikahi mereka. Mereka (pria Tiongkok) sudah membayarnya pada agen sebesar 400 juta dan agen itu sudah di tahan di Polda Jabar," tuturnya.

"Kemudian kita ke Kemenlu itu untuk mendorong percepatan advokasi agar kita bisa menembus ke kepolisian di China melalui pendekatan jalur ini yang keinginan kita adalah dikembalikan ke Indonesia," lanjutnya.

Hingga kini pihaknya masih menunggu perkembangan dari Kemenlu.

"Kalau memang diperlukan harus ke sana, ya kita harus berangkat ke sana," tandasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya