Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Ajak Relawan Bentuk Rumah Djoeang Di Setiap Daerah

SENIN, 30 JULI 2018 | 05:48 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengapresiasi semangat relawan dalam membangun Rumah Djoeang.

Menurut Prabowo pengorbanan dan perjuangan relawan tidak pernah tergantikan serta terlupakan.

Dalam kesempatan itu, prabowo juga mengucapkan rasa terimakasihnya terhadap pengorbanan para relawan.


"Kita kumpul disini tentu saja dalam upaya-upaya dan kerja kawan-kawan, sebab kita merasakan ada yang tidak beres di negara kita ini," ujar Prabowo Subianto saat deklarasi Rumah Djoeang di Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, Minggu (29/7).

Prabowo yakin keberadaan Rumah Djoeang mampu menampung aspirasi masyarakat untuk memperbaiki masa depan negara ke arah yang lebih baik.

"Ini adalah cara masing-masing dari kita untuk memperbaiki kehidupan rakyat, untuk merubah yang tidak benar menjadi benar, berupaya memperbaiki yang rusak menjadi baik," ujarnya.

Prabowo menilai keberadaan Rumah Djoeang sangat penting untuk pemenangan Pilpres 2019. Untuk itu, dia mendorong agar Rumah Djoeang bisa dibentuk di banyak daerah.

"Usaha Rumah Djoeang sangat penting dan harus direplikasi di daerah dimana-mana, sekarang kalian punya WA dan kalian punya handphone sampaikan ke lingkunganmu, sahabatmu, kerabatmu, bentuk Rumah Djoeang dimana-mana," terangnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengimbau kepada relawan dan pendukungnya untuk meyakinkan rakyat bahwa perubahan ada di tangan mereka.

Ia mencontohkan perjuangan Gerindra saat memenangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta 2017. Dia mengakui Anies-Sandi kurang diunggulkan dibanding calon lain. Sebab, Anies-Sandi hanya diusung oleh koalisi ramping dua partai yakni Gerindra dan PKS. Tetapi, walaupun tanpa logistik dan modal yang besar, Anies-Sandi mendapatkan dukungan besar dari warga Jakarta.

"Dulu di pilkada DKI orang tidak memandang kita. Calon kita tidak dipandang. Di awal hanya 2 partai yang mengusung Anies-Sandi. 2 lawan 8 partai. Itu dari segi jumlah partai belum lain-lain. Kemarin kita termasuk pahe. Bukan pahe lagi, tapi paheli paket hemat sekali," pungkasnya. [nes]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya