Berita

Foto: Dispenad

Pertahanan

Pagi Ini, Bantuan Mabes TNI Diterbangkan Ke Camp Suku Mausu Ane

MINGGU, 29 JULI 2018 | 06:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bantuan kemanusiaan dari Mabes TNI telah tiba di Bandar Udara Lanud Pattimura Ambon, pada Sabtu (28/7) pukul 17.50 WIT.  

Bantuan dikirimkan dengan pesawat Hercules A1312 yang bertolak dari Bandar Udara Halim Perdana Kusumah. Tim Satgas Mabes TNI di bawah Dansatgas kemanusiaan TNI Kolonel Inf. Farid Makruf yang juga menjabat Paban V/Bakti Staf Teritorial Mabes  TNI memimpin pengiriman bantuan sampai ke lokasi dituju.

Pesawat Hercules A1312 tiba di Lanud Pattimura Ambon setelah menempuh rute perjalanan Halim-Makassar-Ambon.


Kedatangan bantuan kemanusiaan dari Mabes TNI itu disambut langsung oleh Danlantamal IX/Ambon Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang dan Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Christian Tehuteru.

"Kami datang atas  perintah Panglima TNI  untuk melaksanakan operasi perkuatan bantuan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh  Kodam XVI/Pattimura dengan membawa bantuan dan memastikan stok makanan dan obat-obatan sudah terpenuhi sehingga saudara kita yang ada di wilayah tersebut dalam keadaan aman dan sehat," ujarnya.

Kolonel Farid menambahkan, tugas TNI hanya membantu dan memperkuat Pemda setempat.

Bantuan kemanusiaan tersebut langsung disalurkan lewat jalur darat ke lokasi camp penampungan di Dusun Siahari, Desa Morokay, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah dengan menggunakan enam  kendaraan truk dengan rute lintas Pulau Seram (Waipirit-Masohi).

Rencananya pagi ini (Minggu, 29/7) sebagian bantuan dibawa menggunakan Heli Bell 412 BKO Kodam XVI/Pattimura dari Lanud Pattimura Ambon menuju lokasi camp penampungan.

Bantuan kemanusiaan yang diberikan berupa beberapa set tenda serba guna, peralatan dapur lapangan, alat makan, bahan makanan, selimut , obat-obatan, pakaian layak pakai, air mineral, terpal, mainan anak dan alat tulis. [wid]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya