Berita

Foto: Net

Politik

Kampanye #2019GantiPresiden Bisa Ganggu Ketertiban Umum

MINGGU, 29 JULI 2018 | 02:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kampanye #2019GantiPresiden yang digelar di daerah-daerah bisa memicu perpecahan. Sebab, gerakan ini bisa mengganggu ketertiban umum dan memicu ketegangan antara pihak yang pro dan kontra dengan pergantian presiden.

Pengamat politik, Dewinta Pringgodani menjelaskan saluran terdekat bagi warga untuk mengganti presiden secara konstitusional hanya bisa dilakukan melalui Pilpres 2019 mendatang. Dalam UU juga diatur mengenai tata cara dan waktu kampanye.

“Ada saluran untuk menyalurkan aspirasi, di April 2019 saat pemilihan presiden (pilpres). Secara konstitusi sudah diatur itu," sambungnya.


Atas alasan itu, dia menilai, aksi kampanye #2019GantiPresiden yang dilakukan oleh Neno Warisman di daerah, berpotensi memicu perpecahan di kalangan anak bangsa. Imbasnya, ketertiban umum terganggu akibat beragam pro kontra yang muncul.

Terbukti kehadiran Neno di Batam sempat menuai pro dan kontra dari warga setempat. Bahkan dia didemo oleh sekelompok orang yang menolak kehadirannya di Bandara Hang Nadim. Selama hampir delapan jam Neno dan rombongannya tidak bisa keluar dari bandara.

"Gerakan ini tidak bisa dilarang tapi mengganggu ketertiban umum dan bisa memecah belah anak bangsa. Sebab di tiap daerah ada yang pro dan ada yang kontra,” tukasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya