Berita

PAN/Net

Politik

Operasional PAN Lewat Rasuah?

SABTU, 28 JULI 2018 | 09:48 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kamis malam (26/7), Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menerima tamu tak biasa. Tamu tersebut beberapa orang penyidik KPK. Ihwal kedatanganya mengamankan adik Ketua Umum PAN ini.

Bukan tanpa sebab penyidik menggelandang Zainudin Hasan, KPK menyimpulkan ada dugaan tindak pidana korupsi yakni menerima hadiah atau janji terkait proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018.

Dalam mengungkap kasus tersebut KPK melakukan serangkaian operasi tangkap tangan dan hasilnya uang tunai sebesar Rp.600 juta berhasil diamankan. Dan empat orang ditetapkan tersangka yaitu Gilang Ramadhan, Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara.


Menariknya, Agus Bhakti Nugroho, anggota Fraksi PAN DPRD Lampung Selatan ini diduga sebagai pengepul uang rasuah kepada Bupati dengan cara mengatur sejumlah proyek di Pemkab Lampung Selatan.

"ABN orang ditunjuk Bupati sebagai orang kepercayaan mengatur sejumlah proyek dan kebetulan satu partai yakni PAN," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam (27/7).

Lantas apakah dana rasuah tersebut untuk Partai?

Dari informasi yang diperoleh, kabarnya uang rasuah tersebut sedianya akan digunakan operasional PAN.

"Info awal seperti itu, kita lihat dalam penyidikan nanti di tahap perkuatan alat bukti," kata sumber kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/7).

Sementara, Basaria Panjaitan mengungkapkan dugaan tersebut akan didalami dalam tahap penyidikan, bukti permulaan didapati yang jelas yakni hubungan ABN dengan Bupati itu satu partai.

"Hingga saat ini belum sampai ke sana, tapi penyidik akan mendalami," tukas mantan anggota Polri ini. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya