Berita

Agung Hendriadi/RMOL

Bisnis

BKP Kementan: Target Diversifikasi Pangan Lokal 10 Persen Per Tahun

SABTU, 28 JULI 2018 | 00:58 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) menargetkan penerimaan diversifikasi pangan lokal atau penganekaragaman pangan meningkat 10 persen per tahun.

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, kenaikan ini dapat dilihat dari permintaan pasar. Termasuk dari segi ekspor.

BKP Kementan, kata Agung telah menyiapkan target berupa ekspor setengah jadi maupun ekspor barang jadi.


"Ekpor ada dua pilihan, yang pertama adalah ekspor setengah jadi, contoh kalau sagu tadi eskpornya tepung kering, kemudian ekspor barang jadi, artinya olahan jadi, nah olahan jadi ini tentu kita harus menggerakkan kemampuan masyarakat," paparnya di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (27/7).

Agung pun optimis target tersebut dapat tercapai dengan segala program yang sudah dijalankan dan akan dijalankan.

"Kita optimis, memang upayanya tidak ringan, artinya kita memang harus bisa membuat pangan lokal kita ini mempunyai daya saing yang kompetitif, mulai dari tampilannya, rasanya, kemudian kemasannya, ini harus kita dorong juga, kita perbaiki," pungkasnya. [nes]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya