Berita

Foto/RMOL

Kementan: GPN 2018 Untuk Kebangkitan Pangan Nusantara

JUMAT, 27 JULI 2018 | 18:46 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Gelar Pangan Nusantara (GPN) 2018 diharapkan dapat membangkitkan kembali pangan nusantara sehingga mampu berdaya saing global.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro membacakan sambutan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pada acara Gelar Pangan Nusantara 2018, di Kartika Expo, Balai Kartini, Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Jumat (27/7).

"Saya berharap acara GPN kali ini dapat membangkitkan kembali pangan nusantara sehingga mampu berdaya saing global serta peningkatan pengembangan jumlah kerjasama antara petani, dunia usaha, dan lembaga riset," ujar Syukur.


Lebih lanjut ia mengimbau semua pihak, untuk dapat bekerjasama mengembangkan dan mempromosikan potensi aneka pangan lokal nusantara dari seluruh daerah.

"Mari kita kembangkan dan promosikan potensi aneka pangan lokal nusantara dari seluruh daerah, sehingga dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk pangan nusantara dan terjadi perubahan mindset pola konsumsi masyarakat menuju ke arah konsumsi yang beragam, bergizi seimbang dan aman," paparnya.

"Di samping itu, potensi pangan nusantara perlu terus kita dorong agar mempunyai daya saing global sehingga mampu mendorong peningkatan ekspor di sektor pertanian," tambahnya.

Ia pun optimistis bahwa cita-cita tersebut dapat terwujud dengan kerjasama yang kuat.

"Saya optimis, dengan kekuatan kita bersama melalui kerjasama lintas sektor dan antar daerah, harapan-harapan tersebut sebagai bagian dari upaya kita mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan yang kita cita-citakan," pungkasnya.

Gelar Pangan Nusantara yang mengusung tema 'Menjadikan Pangan Lokal Nusantara Berdaya Saing Global' ini diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan Kementan, sebagai ajang untuk menunjukan kekuatan aneka ragam pangan segar dan olahan berbahan baku lokal dari seluruh penjuru nusantara.

Sebanyak 113 stand berpartisipi aktid mengisi GPN 2018 yang diselenggarakan selama tiga hari yaitu dari tanggal 27-29 Juli 2018.

113 stand tersebut terdiri dari seluruh badan/ kantor/instansi yang menangani ketahanan pangan di provinsi dan kabupaten/kota, kementerian/lembaga pemerintah pusat, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, swasta terkait dengan pangan lokal di Indonesia, pelaku bisnis/pengusaha/UKM/koperasi/industri pangan lokal, serta pemerhati pangan lokal dan peserta Iain yang terkait dan mendukung pengembangan pangan lokal. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya