Berita

Foto/RMOL

Politik

Prabowo Sudah Harga Mati, Gerindra Tidak Butuh Capres Efek Kejut

KAMIS, 26 JULI 2018 | 19:01 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menolak anggapan bahwa ada penolakan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon presiden dari ketiga partai yang akan berkoalisi yaitu PKS, PAN, dan Partai Demokrat.

Fadli memastikan, hingga saat ini untuk nama capres sudah mengurucut kepada Prabowo Subianto 100 persen dan tidak bisa diganggu gugat.

"Sejauh ini sudah final, untuk capres sudah mengerucut ke Pak Prabowo, saya kira dari sisi elektabilitas juga Pak Prabowo yang tertinggi begitupun dari sisi partai juga demikian," ujar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).


Fadli juga membantah anggapan yang menyebut nama Prabowo Subianto sudah tidak memberi efek kejut lagi bagi masyarakat.

Dia menilai, sosok yang dibutuhkan di Pilpres 2019 mendatang bukanlah yang membawa efek kejut semata, melainkan yang mampu membawa kemenangan bagi koalisinya.

"Ini bukan soal efek kejut saja, kita mau menang bukan mencari sensasi atau kejutan," pungkasnya. [fiq]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya