Berita

Prabowo bersama AHY

Politik

Diyakini, Prabowo Ke Rumah SBY Masih Dalam Rangka Ta'aruf

SELASA, 24 JULI 2018 | 18:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pertemuan Prabowo Subianto dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nanti diprediksi belum bisa menghasilkan kesepakatan final untuk koalisi.

Kemungkinan besar, pertemuan masih membahas pematangan rencana koalisi antara Partai Gerindra dengan Partai Demokrat dan beberapa parpol lain.

"Jadi, Prabowo datang ke rumah SBY nanti malam saya kira masih dalam rangka 'ta'aruf' (penjajakan). Katakanlah 'ta'aruf' politik antara Gerindra dan Demokrat. Belum sampai acara 'khitbah' atau malam pinangan Prabowo kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," kata analis politik dari Sigma Indonesia, Said Salahuddin, dalam keterangan pers (Selasa, 24/7).


Menurut Said, Prabowo tentu akan membawa pejabat teras PKS dan PAN bila pertemuan malam ini sudah sampai tahap "meminang" cawapres. Karenanya, malam ini Prabowo diprediksi menyampaikan kepada SBY soal sikap PKS dan PAN dalam hal koalisi, termasuk jika yang terjadi adalah duet Prabowo dengan Agus Harimuti Yudhoyono (AHY).

"Prabowo tentu perlu menjelaskan kepada SBY mengenai sikap dari parpol lain yang sudah dia jajaki sebelumnya, terutama dari PKS dan PAN, apabila Prabowo dimajukan bersama AHY yang akan diusung oleh koalisi," terang Said.

Prabowo juga perlu memberi gambaran kepada SBY terkait sikap PKS dan PAN bila Prabowo harus disandingkan dengan tokoh selain AHY.

"Soal pendanaan atau pengadaan logistik Pemilu saya kira juga akan menjadi agenda pembicaraan keduanya," tambah Said.

Kesimpulan Said, garis besar pertemuan SBY-Prabowo malam ini tidak jauh dari dua isu penting, yaitu power sharing dan logistik Pilpres. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya