Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Segera Tukarkan KMT Nomor Seri 1001 Dengan Terbaru

MINGGU, 15 JULI 2018 | 20:53 WIB | LAPORAN:

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau seluruh pengguna Kartu Multi Trip (KMT) sejak awal untuk segera menukarkan KMT-nya dengan yang terbaru sebelum 21 Juli 2018.

VP Komunikasi Perusahaan KCI,  Eva Chairunisa menjelaskan, pemilik KMT dapat melihat nomor seri KMT pada bagian belakang kartu. Bila empat angka pertama KMT miliknya adalah "1001" maka diimbau untuk segera menukarkan KMTnya dengan edisi terbaru.

"Sementara pemilik KMT dengan nomor seri empat angka pertama selain 1001 tidak perlu menukarkan kartu miliknya," sambung Eva melalui siaran pers KCI yang diterima redaksi, Minggu (15/7).


Penukaran dapat dilakukan di seluruh stasiun yang melayani KRL, dengan membawa KMT empat nomor seri depan 1001. Selanjutnya petugas loket stasiun akan memeriksa status kartu tersebut.

Namun, tambah Eva,  kartu yang akan ditukar perlu memenuhi sejumlah syarat.  

Pertama, dapat dibaca oleh sistem tiket elektronik KRL dan kedua, tidak terdapat ada transaksi yang belum tuntas di sistem lain.

"Contohnya belum melakukan gate out di parkiran stasiun yang dikelola oleh PT Reska Multi Usaha," terang Eva.

Bila kedua syarat tersebut terpenuhi, maka petugas akan memindahkan saldo di KMT lama ke KMT baru. Kartu baru ini memiliki masa garansi 30 hari sejak penukaran.

Penukaran ini penting untuk dilakukan karena mulai tanggal 21 Juli 2018 KMT dengan 4 nomor seri depan 1001 tidak dapat melakukan tap in maupun tap out di seluruh stasiun. Hal ini terkait pembaharuan sistem elektronik KRL Jabodetabek dan pengembangan fungsi KMT di masa depan.

"Program ini sesungguhnya telah berjalan sejak tahun 2017 lalu," ujar Eva.  

Untuk itu PT KCI mengimbau kembali kepada seluruh pengguna KMT bernomor seri 1001 untuk segera memanfaatkan program penukaran ini karena tenggat waktu yang semakin dekat. Selain itu program penukaran ini juga tidak dikenakan biaya apapun.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya