Berita

Foto/net

Politik

PILPRES 2019

Jokowi Sangat Mungkin Ditinggal PDIP

SELASA, 03 JULI 2018 | 20:39 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya perlu waspada.  Langkahnya mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2019 bisa diterpa masalah. Sangat mungkin PDI Perjuangan mencabut dukungan dan memutuskan mengusung figur capres selain Jokowi.

"Di politik apapun bisa terjadi," ujar analis politik dari Universita Islam Al-Azhar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan elektronik, Selasa (3/7).

Dia mengatakan PDIP bisa saja kabur dari Jokowi jika kondisi politik tanah air terus tak stabil dan perekonomian hancur. Sebab kondisi demikian sudah tentu membuat elektabilitas Jokowi jungkir balik.  


Pilkada serentak 27 Juni lalu sebagai ilustrasi. Calon yang menang sebagaimana hasil hitung cepat, kata Ujang Komarudin, menunjukkan masyarakat lebih memilih ketokohan calon ketimbang latar belakang partai dari tokoh tersebut.

"Hasil Pilkada kemarin memang untuk melihat peta politik dan dukungan masyarakat terhadap figur kepala daerah dan partai politik, bisa juga untuk melihat arah pilihan masyarakat pada Pilpres nanti. Kalau melihat Pilkada kemarin, dan bila kondisi ekonomi kita terus menurun, kemungkinan anjloknya figur Jokowi ini sangat mungkin terjadi," pungkasnya.[dem]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya