Berita

Pertamax/Net

Politik

Prodem: Pertamax Naik Tanda Pemerintah Tidak Konsisten

SELASA, 03 JULI 2018 | 09:52 WIB | LAPORAN:

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax merupakan wujud nyata pemerintahan tidak konsisten.

Begitu kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Syafti Hidayat menanggapi kenaikan tarif BBM jenis Pertamax per 1 Juli kemarin.

Kata dia, jauh hari sebelumnya, berdasarkan RAPBN tahun anggaran 2018 lalu, Menkeu Sri Mulyani pernah menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM, elpiji 3 kg, dan listrik di tahun 2018.


"Ini tanda tanda rezim sedang bingung, plin-plan dan tidak konsisten akan ucapannya sendiri. Apalagi yang mau diharapkan kepada rezim bingung ini pagi kedele sore tempe, malam jadi kecap," ketusnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/7).

Lebih jauh, pria yang akrab disapa Uchok ini menyoroti bahwa kenaikan harga BBM akan memicu terjadinya inflasi yang berujung pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

"Itu membuat daya beli rakyat semakin lemah, ekonomi makin sulit dan rakyat semakin tercekik," imbuhnya.

Jika pemerintah terus mengeluarkan kebijakan yang menyusahkan rakyat, Uchok yakin Presiden RI Joko Widodo akan tumbang pada Pilpres 2019 nanti

"Jangan salahkan jika  2019 nanti menginginkan lahirnya pemimpin baru yang mampu menyelesaikan masalah dan mampu membuka jalan bagi kesejahteraan umum yang sekarang semakin merosot," pungkasnya. [ian]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya