Berita

Foto/Net

Bisnis

Duh, Peluncuran Perizinan Online Terpadu Ditunda Lagi

JUMAT, 29 JUNI 2018 | 10:34 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah menunda pemberlakukan sistem perizinan terpadu Online Single Submission (OSS). Penundaan ini bukan yang pertama kali.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menargetkan, sistem perizinan terpadu OSS bisa diluncurkan pekan depan. "Mu­dah-mudahan pekan depan, tergantung dikasihnya kapan. Biasanya dua hari sebelumnya akan diberi tahu," ujarnya usai rapat koordinasi terkait OSS di kantornya, Jakarta, kemarin.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain adalah Menteri Ko­munikasi dan Informatika Ru­diantara, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Kepala Badan Koordinasi Pena­naman Modal (BKPM) Thomas Lembong.


Darmin mengaku telah men­girim surat kepada Presiden Jokowi untuk meminta waktu peresmian layanan perizinan itu. Padahal, bekas Gubernur Bank Indonesia itu menargetkan bisa meluncurkan layanan tersebut pada pekan ini.

"Tapi kelihatannya susah karena ada agenda untuk menemani presiden menemui Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad," ujarnya.

Untuk diketahui, Kemente­rian Koordinator Perekonomian ditunjuk memegang terlebih da­hulu sistem perizinan itu karena Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan belum siap. Lembaga yang dip­impin oleh Thomas Lembong itu akan bersiap memegang online single submission enam bulan ke depan.

Menjelang peresmian sistem perizinan itu, Darmin mengatakan, kementeriannya telah melakukan uji coba sistem dengan melibat­kan banyak pengusaha. Dari uji coba itu, ada beberapa masukan terkait sistem tersebut.

"Misalnya yang membuat IT membayangkan yang entry adalah direktur utama. Ternya­ta belum tentu kan. Nah, itu diperbaiki lagi. Itu kan biasa," tuturnya.

Lebih lanjut, secara opera­sional sumber daya manusia (SDM) yang akan dikerahkan untuk mengoperasikan sistem perizinan itu akan berasal dari Indonesia Nasional Single Win­dow (INSW). Mereka akan bertugas untuk mengawasi dan mengevaluasi.

"Untuk IT, saya sudah punya orangnya. Kalau ada pertanyaan kenapa lambat atau kenapa, namanya juga baru, tidak se­lalu 100 persen seperti yang dibayangkan," ucapnya.

Menteri Komunikasi dan In­formatika Rudiantara mengata­kan, hingga kini 50 kabupaten dengan potensi investasi besar sudah siap mengikuti penerapan OSS. 50 kabupaten tersebut telah mengikuti pelatihan OSS yang dibina langsung oleh Kemente­rian Komunikasi dan Informa­tika (Kominfo). "Cukuplah10 persen dari total 500 keseluruhan kabupaten," katanya.

Rudiantara mengakui, ber­tugas untuk menyiapkan dan melatih pemerintah daerah untuk dapat menerapkan OSS. Inves­tor tidak lagi direpotkan dengan sejumlah sistem perizinan yang bertele-tele.

"Yang didahulukan itu daerah yang kita lihat potensi investasinya besar dan kelihatannya memang sudah siap. Sekarang siapa yang mau invest di kabupaten Donggala. Pasti ada tapi daerah­nya. Realistis tapi bertahap. Kita kebagian penyediaan sistem sama ngasih pelatihan," jelasnya.

Peluncuran OSS bukan per­tama kalinya mengalami pe­nundaan. Di awal, OSS dijanji­kan dapat terimplementasi sejak bulan April lalu. Pemerintah percaya dengan kehadiran OSS, sistem perizinan akan membu­tuhkan waktu yang jauh lebih singkat. ***

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya