Berita

Natalius Pigai/net

Politik

Natalius Pigai: Oposisi Melambung, Indikasi Rakyat Ingin Peralihan Kekuasaan

RABU, 27 JUNI 2018 | 20:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hasil hitung cepat dari Pilgub Serentak di 17 provinsi menunjukkan fakta bahwa PDI Perjuangan sebagai partai penguasa malah kehilangan momentum besar jelang 2019.

Kritikus politik, Natalius Pigai, mengungkit indikasi kekalahan PDIP di 13 provinsi dari 17 provinsi yang mengikuti Pilkada Serentak 2018.

Ia secara khusus menyorot kemenangan barisan oposisi di Pilgub Sumatera Utara.


Mengacu pada hasil hitung cepat SMRC dan LSI Denny JA, pasangan Edy Rahmyadi-Musa Rajekshah yang diusung Gerindra, PKS, Hanura, PKS, PAN, dan Nasdem menang besar dengan kisaran 57-58 persen.

Sedangkan pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PPP, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus hanya mendapat suara di kisaran 42 persen.

"Oposisi melambung dari Sumut, ujung barat Indonesia," kata Pigai dalam pesan elektroniknya, Rabu (27/6).

Mantan pimpinan Komnas HAM itu jauh hari sebelumnya mengecam Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang memilih Djarot Saiful Hidayat sebagai calon gubernur Sumatera Utara. Menurut dia, masih banyak kader PDIP asli Sumut yang lebih pantas diusung ketimbang mantan Walikota Blitar yang sudah gagal di Pilgub DKI Jakarta. itu

"Kalau seorang calon pemimpin, KTP-nya saja bisa pindah-pindah, kita lihat apakah dia akan menetap, bikin rumah dan beli tanah selamanya. Kalau tidak, kelas karakter pemimpin seperti ini yang oleh Mochtar Lubis dalam buku Manusia Indonesia menyatakan hipokrit," kritknya.

Dia juga mengungkit daftar kekalahan PDIP di provinsi-provinsi lain, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

Di Jawa Barat, walau tak menang, Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau Asyik yang diusung PKS dan Gerindra ada di urutan kedua setelah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Hanura, PPP, PKB, dan Nasdem). Asyik yang sempat diremehkan hasil-hasil survei jelang Pilgub malah bertaring di hari-H.

"Sudradjat melambung, tanda oposisi hidup. Di Sulsel, PAN dan PKS, semua oposisi menang. Indikasi rakyat inginkan oposisi ambil alih kekuasaan," tambahnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya