Berita

Politik

Habibie, Anak Soeharto Yang Bukan Ancaman

MINGGU, 24 JUNI 2018 | 18:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat politik militer senior Prof Salim Said menyatakan bahwa BJ Habibie merupakan anak Soeharto yang suka pesawat terbang.

"Soeharto itu punya anak enam, satu ada yang hobi jadi pengusaha, otomotif, bangun jalan tol, dan satu anak hobi pesawat terbang namanya Habibie," seloroh Said dalam peringatan HUT 82 tahun Habibie di Habibie Center, Kemang, Jakarta, Minggu (24/6).

Habibie merupakan mahasiswa Indonesia yang kuliah di Eropa pada masa Bung Karno untuk membangun Indonesia. Said menuturkan konitmen yang dibangun oleh generasi Habibie saat itu ialah studi di luar negeri dan kembali untuk membangun Indonesia.


Ketika pemerintahan berganti ke tangan Soeharto, Habibie dipanggil pulang oleh penguasa Orde Baru itu untuk mengembangkan ilmunya di tanah air.

"Apakah bangun pesawat terbang itu diinjeksi Soeharto? Soeharto saat itu sudah capek dengan angka-angka statistik yang dibawa oleh Widjojo Nitisastro, Radius Prawiro dan lainnya," beber Said.

Akhirnya untuk menjawab itu, Soeharto memanggil pulang Habibie yang kemudian dibuatkan ruang pengabdian di Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN).

Menurut Said, Habibie merupakan salah satu orang dekat Soeharto yang tidak memiliki potensi ancaman. Hingga akhirnya Habibie diproyeksikan sebagai wapres di akhir masa kepemimipinan Soeharto.

"Saya meneliti lama Sudarmono, Harmoko dan Habibie, ini mereka tidak punya potensi ancaman. Kalau punya langsung out, seperti Jenderal Sumitro, Ali Murtopo dan Beny Moerdani," pungkas Said.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya