Berita

Foto/Ist

Nusantara

Sosialisasikan Gerhana, Anak Muda Jabar Bagikan Bunga Mawar

MINGGU, 24 JUNI 2018 | 15:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sekelompok pemuda di​ ​berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat, serentak melakukan aksi simpatik Gerakan Rabu Hasanah atau Gerhana.

Aksi ini dilakukan sebagai upaya anak-anak muda Jawa Barat mengajak semua elemen masyarakat, menyambut hajat politik pilkada dengan santai dan sejuk. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu koordinator Aksi Gerhana, Yunita, di Jalan Margonda, Kota Depok​.
​
Yunita menambahkan, aksi tersebut juga mengajak generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan pembangunan daerah melalui hak politik yang dimilikinya untuk memilih pemimpin Jawa Barat lima tahun kedepan.


"Kita ingin masyarakat memilih pemimpin yang tepat untuk Jawa Barat dan tidak bersikap apatis dalam memberikan hak pilihnya," kata Yunita, Minggu (23/6).

Aksi simpatik tersebut dilakukan dengan membagikan bunga mawar, serta stiker dan pin Hasanah kepada para pengguna jalan untuk mengajak masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 27 Juni nanti.

Menurut Yunita, Jawa Barat membutuhkan figur pemimpin yang berani dan tegas untuk mengendalikan keamanan di Tanah Pasundan, serta mampu berdiri diatas semua umat, Madzhab maupun golongan.

"Seluruh calon pada dasarnya memiliki kapabilitas yang mumpini, tapi menurut kami, pasangan Hasanuddin Anton Amanah (Hasanah) No. Urut 2 adalah yg paling dibutuhkan saat ini oleh Jawa Barat," tutur Yunita​.
 
Pasangan dua Jendral TNI-Polri tersebut, lanjut Yunita, diyakini mampu menselaraskan kepentingan agama, negara dan bangsa.

"Itu semua tercermat dari berbagai program unggulan Hasanah yang akan digulirkan," pungkasnya.

Selain Kota Depok, aksi tersebut juga dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Barat. Diantaranya di Jl. Asia Afrika Kota Bandung, Kabupaten Majalengka, Bekasi, Kota Tasikmalaya, serta Kota dan Kabupaten Bogor. [fiq]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya