Berita

Foto/Net

On The Spot

Warga Disambut Ucapan Mohon Maaf Lahir Batin

Hari Pertama Pelayanan Usai Cuti Lebaran
JUMAT, 22 JUNI 2018 | 10:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Cuti bersama Lebaran 2018 berakhir. Mulai kemarin pelayanan di kantor-kantor pemerintahan sudah beroperasi normal.

Tiga petugas siaga di balik me­ja panjang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. Satu kursi petugas terlihat kosong.

Meja petugas menghadap kursi panjang dari logam yang disediakan bagi warga. Hanya beberapa warga yang terlihat duduk mengantre pelayanan. Ruangan PTSP berukuran 4x5 meter itu pun tampak lengang.


Satu per satu warga dipanggil ke meja pelayanan sesuai nomor urut antrean. Petugas menyam­but dengan uluran jabat tangan sambil mengucapkan 'minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin'.

Menurut Tomy, petugas PTSP, ucapan ini menjadi kebiasaan setiap kali pelayanan dibuka se­habis lebaran. "Kalau pelayanan tidak ada yang berbeda. Yang berbeda cuma ucapan penyamb­utannya saja," katanya.

Pada hari pertama pelayanan usai cuti bersama lebaran, PTSP telah buka sejak pagi hari. Pelayanan ditutup pukul 4 sore. "Pelayanan seperti biasa," ujar Tomy.

Hanya saja, belum banyak warga yang datang ke PTSP untuk mengurus berbagai keper­luan. "Prediksi kita pekan depan baru ramai. Masih banyak warga yang balik dari libur panjang," kata Tomy.

Meski begitu, petugas di meja pelayanan tak dikurangi. "Petugas di PTSP ada empat. Semuanya ada. Petugas kepen­dudukan dua orang, semuanya ada," katanya.

Mengenai satu kursi di meja pelayanan yang kosong, menu­rut Tomy, petugasnya sedang ada keperluan di dalam. Tomy dan rekan-rekannya di bagian pelayanan sudah mengetahui sanksi yang bakal diterima jika terlambat datang dan bolos usai cuti bersama.

"Kita tahu dari media dan in­formasi lain, kalau telat atau bolos di hari pertama masuk kerja, siap-siap enggak dapat tunjangan," katanya. Lantaran itu, mereka berusaha tak telat ngantor.

Mengenai pembukaan kem­bali PTSP usai cuti bersama sudah disosialisasikan kepada warga sebelum libur panjang. "Sudah seminggu sebelum libur panjang disosialisasikan, diberi­tahu ke tiap pemohon soal hari pelayanan sebelum dan sesudah lebaran. Kami juga beritahu jam-jam pelayanannya,"  ujar Tomy.

Siti, warga Bambu Apus mengaku sudah mengetahui operasional pelayanan PTSP Kelurahan Cipayung usai leba­ran. Ia sengaja datang pada hari pertama usai cuti bersama untuk menghindari antrean pnjang.

"Kebetulan sudah tahu dari berita kalau kantor pemerintahan sudah buka hari ini (Kamis). Makanya kita sengaja datang, karena belum terlalu ramai. Jadi antrenya enggak terlalu lama," katanya.

Untuk pelayanan, sebut Siti, tidak ada perbedaan. "Paling bedanya cuma salaman aja, terus ngucapin selamat hari raya," ujarnya.

Sejak kemarin, pelayanan kesehatan di Puskesmas Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur juga telah beroperasi normal.

Dari pantauan, beberapa warga tampak berdatangan ke puskes­mas empat lantai yang baru selesai dibangun tersebut sejak pagi hari. Antrean warga terlihat di beberapa poli pelayanan kes­ehatan. Namun tak sesak.

Namun menurut Tio, seorang warga, antreannya pelayanankesehatan di puskesmas ini belum terlampau panjang. "Mungkin belum semuanya warga pu­lang dari kampung," ujarnya.

Dari segi pelayanan pun, lanjutTio, tidak ada perbedaan. Warga tetap mendaftar dan mendapat pelayanan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Lagipula, kata dia, sepanjang sepengetahuannya, selama libur panjang lebaran, puskesmas yang berada di Jalan SPG 7 itu tetap buka seperti biasa.

"Kalau nggak salah buka juga ya pas libur kemarin. Ya mung­kin tenaga medisnya aja yang enggak sebanyak hari biasa. Kalau hari ini (Kamis) kan sudah seperti biasa," ujarnya.

Seorang petugas puskesmas menginformasikan semua dokter dan staf medis sudah masuk nor­mal pada hari pertama pelayanan. "Enggak ada yang absen atau bolos," ujarnya.

1.081 PNS Pemprov DKI Terlambat Masuk Kerja

Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di DKI Jakarta telat masuk kerja pada hari pertama usai cuti bersama Lebaran 2018. Mereka pun terancam kena sanksi.

Kepala BKD DKI Syamsuddin Lologau merilis data PNS yang terlambat di hari pertama masuk kerja usai libur panjang sebanyak 1.081 orang. "Kita lihat, pukul 07.30 WIBtadi masih banyak terlambat," kata Syamsuddin.

Dia menjelaskan, keterlam­batan pegawai tersebut akan berimbas terhadap tunjangan ki­nerja daerah (TKD). Tunjangan bakal dipotong sesuai lamanya waktu keterlambatan.

Lebih parah lagi, lanjut dia, bila mereka tidak masuk atau bolos. Maka jelas sanksi pemotongan total TKD dilakukan. "Jadi kalau tidak masuk, itu sudah jelas sanksi TKD satu bulan dipotong. Tapi kalau hanya terlambat berarti ada pemoton­gan sesuai dengan per menit keterlambatan," jelasnya.

Sebagai informasi, data ke­terlambatan dirilis pada pukul 10.00 WIB. Tim BKD melaku­kan rekapitulasi sementara untuk para pegawai yang dinyatakan terlambat.

Di sore hari, BKD merilis kembali data pegawai lingkupPemprov DKI yang tidak masuk. Sehingga, dapat dipastikan, TKD selama satu bulan merekahangus, seperti diperintahkan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Data nasional mengenai PNS yang bolos pada hari pertama kerja usai cuti bersama dirilis Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Herman Suryatman menyebut ada 11.446 PNS yang kedapatan tidak hadir tanpa keterangan. "Itu bisa jadi datang tetapi lupa absen," ujar Herman.

Herman memerinci, total ada 548.890 PNS dari 152 instansi yang ada. Mereka yang tercatat hadir ada 537.444 PNS. "Jumlah PNS yang tidak hadir tersebut merupakan data yang didapat­kan hingga jam empat sore," terangnya.

"Kalau pakai alasan pesawat delay atau kecelakaan, musibah, misalnya, saya kira enggak ada masalah,"  ucap Herman.

PNS yang tidak hadir kerja karena alasan pesawat tertunda atau kendaraan terjebak macet di jalan, kata Herman, masih dimaklumi di hari pertama ini. "Karena situasi pulang juga cukup ramai di arus balik ini. Justru tekanannnya adalah pe­gawai yang tanpa keterangan," ujarnya.

Sebelumnya, Menpan-RB Asman Abnur mengatakan,pihaknya memanfaatkan teknologi dalam melakukan pengawasan terhadap para seluruh PNS, prajurit TNI dan anggota Polri kembali masuk kerja, kemarin.

"Dengan menggunakan teknologi kita tidak perlu lagi melakukan sidak ke kantor-kan­tor pemerintahan, lebih mudah dan tepat sasaran. Kalau sidak, kita kan juga terbatas waktu dan sumber daya manusian­ya. Sekarang sudah zamannya teknologi," ujar Asman.

Dalam Surat Edaran Menpan-RB bernomor B/8/M. SM.00.01/2018, disebutkan, bahwa sebagai upaya penega­kan disiplin Aparatur Negara, serta optimalisasi pelayanan publik, maka pimpinan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, diminta melakukan pe­mantauan kehadiran Aparatur Negara setelah pelaksanaan cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Dijelaskan bahwa laporan kehadiran ASN yang dimaksud­kan dapat disampaikan melalui aplikasi https://sidina.menpan. go.id secara online. Apabila terdapat kesulitan dalam proses pelaporan dapat menghubungi melalui aplikasi Whatsapp/SMS di nomor 081398568088.

Menteri Asman pun secara langsung mengawasi laporan dari pemerintah pusat maupun daerah. Dengan demikian di­harapkan tidak ada lagi PNS yang menambah cuti di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya