Berita

Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Nusantara

Menteri Basuki: Infrastruktur Di Mudik Tahun Depan Akan Lebih Baik Lagi

JUMAT, 22 JUNI 2018 | 07:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Acara halalbihalal menjadi penanda hari pertama aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri.

Meskipun sebenarnya sebagian pegawai Kementerian PUPR tetap bertugas mendukung arus mudik Lebaran dan penyelesaian infrastruktur Asian Games ke-18 selama masa libur cuti bersama.

Pada acara halalbihalal kemarin, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, bersalaman dengan sekitar 2300 ASN dan diakhiri dengan santapan khas Lebaran. Saat berpidato, Menteri menegaskan bahwa seluruh ASN Kementerian PUPR di seluruh Indonesia siap kembali bekerja dengan penuh semangat dan tetap menjaga kredibilitas Kementerian PUPR.


Menteri Basuki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Kementerian PUPR dalam melaksanakan tugasnya membangun infrastruktur di Indonesia, khususnya kepada para Balai Besar atau Balai Pelaksanaan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga  dari Aceh hingga Papua yang telah bekerja keras dalam pelayanan jalan dengan kondisi mantap.

“Pada saat mudik, Kementerian Perhubungan sebagai Koordinator dan Korlantas sebagai penanggung jawab di lapangan, saya berada di belakang untuk mensupport dan saya ikuti terus perkembangannya. Pihak Kepolisian menyatakan infrastruktur yang lebih baik tahun ini memudahkan dalam melakukan rekayasa lalu lintas. Tahun depan akan lebih baik lagi karena Jembatan Kali Kuto dan Kali Kenteng sudah tersambung. Selain itu jalan sirip antara Jalan Pantura dengan Jalan Pansela dan ruas jalan lainnya akan kami siapkan lebih baik lagi,” terang Basuki.

Menteri Basuki mengatakan secara umum kesiapan jalur mudik tahun 2018 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun semua jalan tol fungsional masih sementara, pihaknya berupaya memberikan kenyamanan terbaik.

"Pada waktu arus balik kami tambahkan rest area sementara sebanyak 6 buah dari semula 5, sehingga total ada 11 di jalan fungsional dari Semarang sampai Brebes," ungkapnya, seperti disiarkan Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.

Direktur Jenderal Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto, menjelaskan bahwa catatan evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2018 masih terus dikumpulkan dan akan menjadi evaluasi agar pelayanan lebih baik lagi di tahun depan.

"Hal yang menjadi catatan dan evaluasi untuk tahun depan salah satunya adalah sistem transaksi tol seperti di Jawa Timur yaitu dari Wilangan ke jalur fungsional Kertosono. Awalnya pemudik harus ke luar dulu kemudian masuk Bandar sehingga ada beberapa yang menempelkan kartunya kurang sesuai jadi tidak terdeteksi dan harus bayar tunai," jelas Dirjen Bina Marga Arie Setiadi.

Dikatakannya, tantangan tahun depan akan berbeda, apalagi jalan tol trans Jawa sudah berstatus operasional. Karena itu sistem transaksinya akan dipersiapkan yang terbaik dan memudahkan masyarakat.

Pada saat pemantauan arus mudik dan balik Lebaran 2018, Arie mengaku terjun langsung memantau perkembangan arus mudik dan balik di Jalur Nasional. Dari hasil pantauannya, cukup banyak kendaraan yang menggunakan jalan arteri nasional, termasuk Jalur Pantai Selatan yang sudah dipromosikan sebelumnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya