Berita

Bambang DH

Politik

Demokrat: Tuduhan Kader PDIP Ke SBY Seperti Menepuk Air Kena Muka Sendiri

JUMAT, 22 JUNI 2018 | 01:59 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

DPP Partai Demokrat menilai tudingan Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu, Bambang DH terhadap Mantan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Pilkada Jawa Timur yang dikotori dengan praktik penyalahgunaan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak mendasar.

Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menjelaskan program tersebut tidak menyalahi aturan Pemilu. Bahkan selama ini tak pernah ada fakta yang membuktikan petugas pendamping bantuan PKH memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan Khofifah.

"PKH sampai saat ini sama sekali tidak pernah masuk domain tindakan pelanggaran regulasi pemilu, jadi sekali lagi, tuduhan Bambang DH ini tidak cermat memahami alat bukti dalam berpendapat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/6).


Jansen menambahkan program tersebut merupakan keberhasilan Khofifah di Jawa Timur. Bahkan dilanjutkan Presiden Jokowi.

Menurutnya Bambang harus berkaca diri sebelum melemparka tudingan kepada orang lain.

"Justru dia mengkritik program prioritas presiden Jokowi,  jadi apa yang disampaikan Bambang DH ini seperti menepuk air di dulang terpercik ke muka sendiri," ujarnya. [nes]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya