Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Tarif Baru Tol JORR Diklaim Untungkan 61 Persen Pengguna

KAMIS, 21 JUNI 2018 | 17:46 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Penerapan tarif integrasi di Jalan Tol Lingkar Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) justru akan membuat mayoritas pengguna jalan tersebut diuntungkan.

Hal itu sebagaimana hasil kalkulasi yang disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR), Arie Setiadi Moerwanto dalam 'Sosialisasi Intergrasi Tarif Tol JORR' di Gedung Kementerian PUPR, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (21/6).

Menurutnya, sebanyak 61 persen pengguna Jalan Tol JORR akan mendapat keuntungan dari penerapan tarif baru tersebut.


"Dengan sistem integrasi ini, ada 61 persen yang akan membayar lebih murah, 38 persen membayar lebih mahal, dan 1 persen sama (perhitungan tarifnya)," ujar Arie.

Kepada 38 persen pengguna yang akan membayar lebih mahal, disarankan agar memakai jalan arteri. Apalagi, harga yang mahal itu hanya dirasakan pengguna tol dalam rute yang pendek.

Selain tarif yang mayoritas akan dirasakan lebih murah, penerapan traif integrasi ini juga akan meningkatkan pelayanan yang lebih memadai daripada sebelumnya.

"Integrasi tarif ini tentu mengedepankan layanan yang jauh lebih baik dan simpel bagi penggunanya," tukasnya. [ian]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya