Berita

Zainut Tauhid/RMOL

Politik

MUI Pelajari Usulan Fatwa Haram Kunjungan Ke Israel

SABTU, 16 JUNI 2018 | 16:15 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Usulan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah terkait fatwa haram kunjungan ke Israel bagi seluruh Warga Negara Indonesia masih perlu dipelajari dan didalami.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid ketika dijumpai di Kediaman Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, Jalan Karang Asem Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6).

"Saya kira permintaan pak Fahri Hamzah ini perlu kami pelajari dan dalami terkait konteks dan juga kontennya," jelasnya.


Zainut menjelaskan, dalam membuat sebuah fatwa, MUI perlu mengikuti ketentuan-ketentuan tertentu yang biasanya berkaitan dengan ranah hukum.

Nah, masih kata dia, untuk kunjungan ke negara asing sendiri belum jelas apakah masuk dalam ranah hukum atau tidak.

"Untuk membuat fatwa itu kan ada beberapa ketentuan, yang pertama apakah memang ada permintaan dari masyarakat banyak atau tidak, kedua apakah itu masuk ranah fatwa atau tidak?" paparnya.

"Apalagi masalah kunjungan ke negara lain, ini harus diteliti dulu apakah masuk dalam ranah hukum atau tidak, masuk fatwa tausiah atau fatwa rekomendasi?" sambung Zainut.

Dia menambahkan, fatwa tersebut baru akan dibahas setelah ada surat yang masuk kepada MUI untuk mengkajinya.

"Kemungkinan setelah lebaran kita akan mulai teliti, tapi itupun harus berdasarkan surat yang masuk ya," demikian Zainut. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya