Berita

Vladimir Putin/Net

Adhie M Massardi

Mesir Bukan Arab Saudi, Kalau Spanyol Seperti Golkar

JUMAT, 15 JUNI 2018 | 10:31 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI*

SEPERTI prediksi Anda semua, Rusia sebagai pembuka laga Piala Dunia 2018 ini akan menang mudah atas timnas Arab Saudi. Makanya 5 gol yang diceploskan para pemain tuan rumah ke gawang Arab Saudi yang dijaga Abdullah Al Muaiouf tidak begitu mengejutkan.

Hanya saja, yang jadi bintang dalam pertandingan perdana yang berakhir dengan skor 5-0 itu bukan pemain tengah Villarreal Denis Cheryshev yang mencetak dua gol (43', 90+1'), melainkan Vadimir Putin, Presiden Rusia.

Putin memang dikenal pemimpin paling jado pencitraan se-Eropa. Tak heran bila ia memakai panggung Piala Dunia sebagai ajang pencitraan yang paripurna. Apalagi sebagai tuan rumah, secara seremonial dia didapuk untuk pidato pembukaan. Pas!


Memang benar, pencitraan Putin tidak seperti pencitraan di negara kita. Putin hanya pandai mengeksploitasi keberhasilan dan menutup (mendhem jero) kegagalan. Sebagai bekas petinggi lembaga intelijen Uni Sovyet (KGB) yang dikenal sangar, Putin juga lihay membungkam lawan-lawan poitiknya.

Tapi lupakan Putin. Kita songsong tiga laga yang akan digelar malam ini, Mesir vs Uruguay (19.00) dan Maroko vs Iran (22.00) dan Portugal vs Spanyol dini hari (01.00) nanti.

Indonesia Dukung Mesir

Layak kita syukuri memasuki H+2 PD 2018 ini kita sudah dapat suguhan pertandingan kelas dunia. Karena meskipun sama-sama dari jazirah Timur Tengah, Mesir yang akan menantang Uruguay itu persepakbolaannya jauh lebih maju di bandingkan Arab Saudi.

Akan tetapi bukan berarti Mesir dijamin bakal melibas Urusguay. Soalnya tim besutan Oscar Washington Tabarez ini juga punya reputasi bagus. Dua kali juara Piala Dunia, dua kali dapat emas Olimpiade, dan berkali-kali memenangi Copa Amerika. Apalagi sekarang Uruguay punya bomber canggih Luis Suarez yang bersama Leonil Messi di Barcelona menjadi duet maut yang menakutkan di La Liga (Spanyol).

Mesir vs Uruguay menjanjikan enak ditonton karena para pemain dari dua negara ini banyak yang malang-melintang di liga Eropa. Beberapa di antaranya bahkan satu grup, yaitu Mohamed Elneny dari Mesir dan Lucas Torreira (Uruguay) yang pada musim depan sama-sama merumput di Arsenal. Jadi sebagian pemain Mesir dan sebagian pemain Uruguay sudah sering bertarung di bawah panji klub mereka masing-masing di Eropa.

Lalu siapa yang bakal memenangi pertarungan? Secanggih apa pun Uruguay, kita sebagai bangsa Indonesia wajib mendukung Mesir. Bukan karena mayoritas pemain Mesir seiman dengan mayoritas rakyat Indonesia. Ini untuk balas budi saja. Karena Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan Soekarno-Hatta.

Kalau pertandingan Maroko vs Iran, yang juga pemainnya banyak yang merumput di liga Eropa, cukup dinikmati sebagai tontonan yang, insya Allah, lumayan menarik. Cuma Iran yang Syiah dan sering diisolasi negara-negara di dunia atas provokasi Amerika Serikat, tentu akan tampil lebih militan. Para Ayatullah di Iran pasti akan serius mendoakan kemenangan timnas mereka.

Sementara laga Portugal vs Spanyol (Sabtu, 01.00) meskipun sangat menarik akan tampak konyol. Maklum, jagoan Portugal Chritiano Ronaldo sehari-hari mencari rezeki dan berjuang bersama-sama dengan para pemain Spanyol di Real Madrid, dan Goncalo Guedes di Valencia.

Tapi percayalah, Nacho Fernandez, Sergio Ramos, Dani Carvajal dan Lucas Vazquez (Real Madrid) pasti akan serius menghadang Ronaldo dini hari nanti. Namanya juga pemain profesional.

Di kancah internasional, Spanyol memang sering harus menghadapi para pemain andal yang dibesarkan di negaranya. Maklum, iklim sepakbola negeri matador ini menjanjikan bayara yang tinggi dan memberi ruang sangat leluasa bagi para pemain internasional mengembangkan bakatnya.

Leonil Messi (Argentina/Barca), Ronaldo (Portugal/Real Madrid), Neymar (Brasil/Barca) dan Luis Soarez (Uruguay/Barca), dan Gareth Bale (Wales/Real Madrid) adalah superstar bola yang mangkal di Spanyol.

Di kancah internasional, Spanyol memang seperti Golkar saat pemilu. Harus bersaing ketat dengan tokoh-tokoh yang karier politiknya dibangun di Slipi. Mulai yang ada di partai Nasdem, Hanura, Gerindra, Berkarya, dll. Memang jadi merepotkan.

Begitulah nasib Spanyol. [***]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya