Berita

Rudy Erawan/Net

Politik

PDIP: Tak Ada Dana Dari Rudy Erawan Untuk Rapimnas

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 08:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Wakil Bendahara DPP PDIP Rudianto Tjen membantah adanya aliran dana dari Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan untuk pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2016.

"Saya sudah cek ke jaja­ran kebendaharaan, tidak ada uang masuk dari beliau (Rudy) untuk Rapimnas PDIP," kata Rudianto ketika dikonfirmasi tadi malam.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Rabu (6/6), jaksa penuntut umum KPK membacakan dakwaan terh­adap Rudy. Disebutkan, Rudy menerima suap Rp 6,3 miliar dari Amran HI Mustary, bekas Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku-Maluku Utara.


Amran memberikan uang kepada Rudy agar membantu­nya menjadi Kepala BPJN IX. Amran berjanji jika berhasil menduduki jabatan itu akan membantu Halmahera Timur dapat program infrastruktur Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tak hanya itu, Amran men­janjikan membantu kampanye Rudy sebagai calon Bupati Halmahera Timur untuk periodekedua. Rudy menyarankan Amran bertemu anggota DPR Bambang Wuryanto.

Pada Mei 2015, Rudy da­tang ke DPR untuk menyerahkan biodata Amran kepada Bambang Wuryanto. Bambang lalu menyerahkan biodata Amran kepada Damayanti Wisnu Putranti, anggota Komisi V DPR saat itu. Komisi V adalah mitra Kementerian PUPR.

Damayanti membawa bio­data Amran kepada Sekjen Kementerian PUPR Taufik Widjoyono dan Dirjen Bina Marga Hediyanto W Husaini.

Pada 10 Juli 2015, Amran pun dilantik menjadi Kepala BPJN IX. Rudy lalu menagih janji Amran. Pada Januari 2016, Rudy menghubungi Imran S Djumadil, orang dekat Amran.

"Terdakwa (Rudy) menyam­paikan kebutuhan dana untuk kegiatan Rapimnas PDIP di Jakarta," kata Jaksa.

Amran meminta calon re­kanan BPJN IX menyediakan uang itu. Jumlahnya 20.460 dolar Singapura setara Rp 200 juta. Amran lalu menyerahkan kepada Rudy. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya