Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Ketua MPR: Jangan Pernah Bilang Masjid Radikal!

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 17:17 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhas) angkat bicara soal isu 40 masjid yang diduga ikut menyebarkan ajaran radikalisme dan intoleransi.

Menurut dia, isu yang belakangan menguat itu sangat jauh dari kebenaran.

"Tegas ya, saya tidak setuju isu tersebut, mana ada Masjid ajarkan radikalisme dan intoleransi, gak ada!" ujarnya di tengah-tengah diskusi dengan ratusan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) peserta Semarak I'tikaf Ramadhan 1439 H, di Masjid Ulil Albab UII, Yogyakarta, Kamis (7/6).


Dikatakan Zulhas, Masjid adalah tempat ibadah, tempat kebaikan berasal dan dikaji.  Kalau memang ada oknum pihak yang melanggar hukum atau tidak beres harus ditangkap dan diproses.

"Yang menyebarkan isu Masjid radikal itu cuma buat gaduh saja itu.  Kalau ada oknum yang gak beres tangkap saja jangan salahin Masjidnya, bikin gaduh saja," imbuhnya.

Zulhas juga menegaskan seratus persen menolak aksi radikalisme seperti bom bunuh diri. Aksi tersebut melanggar prinsip-prinsip dalam Islam dan kemanusiaan.

"Sekali lagi jangan dibilang Masjidnya radikal, nanti persepsi masyarakat akan terbentuk ke masjidnya padahal Masjid adalah tempat kebaikan," pungkasnya. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya