Berita

Kelly Tandiono/Net

Blitz

Kelly Tandiono, Jorok, Pesta Lajang

SELASA, 05 JUNI 2018 | 08:39 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pesta lajang kejutan dari teman-teman bulenya. Salah satu momen jorok, saat Kelly diminta meniup peluit berbentuk Mr P.

 Kelly Tandiono cukup dikenal se­bagai model sibuk. Selain wara-wiri di runway fashion show Internasional, Kelly juga pernah menjadi mentor seka­ligus co-judge Asia's Next Top Model season 4. Bukan hanya jago fashion dan fotogenik, Kelly juga berakting di se­jumlah film layar lebar seperti Labuan Hati dan Rumah Belanda.

Di luar karier, kehidupan pribadi cewek 31 tahun ini tengah disorot. Belum lama, Kelly mendapat pesta kejutan dari teman-teman bulenya. Tak disangka-sangka, model WNI kelahi­ran Singapura ini akan segera melepas lajang dengan kekasih bulenya.


Dalam video yang diunggah akun gosip lambe_turah, tampak Kelly mengenakan dress kuning dan keru­dung pengantin. Ia dikerjai teman-temannya di pesta lajang itu. Salah satu momen saat Kelly diminta meniup peluit berbentuk alat kelamin pria. War­ganet langsung angkat bicara soal pesta lajang Kelly itu. Sebagian menyindir gaya Kelly yang macho mirip pria.

"Itu cewek apa banci sih min? Kayaknya 'balok berlapiskan emas ya'," sindir dendyzanjaya. "Kirain cowok, macho banget," kata yang lain. "Emang perlu acara seperti ini sebelum nikah ya? Faedahnya apa ya?" sindir warga.

Namun sebagian fans tetap memberi­kan dukungan dan mendoakan pernika­han sang idol berjalan lancar.

Saat ditemui Rakyat Merdeka suatu ketika, bintang film Lo Gue End, Street Society dan Gangster ini pernah curhat tentang si bule. Setelah puas pacaran sekitar lima tahun, Kelly dilamar si bule pada 2016.

"Dia orang Italia-Swiss. Kita me­mang sudah klik aja, komunikasinya bagus. Kita berdua kariernya di Indo­nesia, tapi ke depannya masih belum tahu," tutur Kelly, kala itu.

Selama berlenggak-lenggok di dunia modeling, cewek berponi ini memang dikenal berkepribadian tomboi. Na­mun, si bule tetap mencintai Kelly seu­tuhnya. "Biar tomboi saya tetap wanita. Kalau lelaki, kan ada yang suka tomboi, relatif-lah. Tapi pasangan saya so far menerima apa adanya," cetusnya.

Bermodal tubuh tinggi langsing, kulit mulus kecoklatan dan wajah unik, Kelly berkarier sebagai model internasional. Ia pernah melanglang buana mulai Amerika, Italia, Inggris, Taiwan, Hong Kong, hingga Australia. Sudah banyak pula perancang mode yang menggunakan jasa Kelly sebagai model, diantaranya Calvin Klein.

Setinggi-tinggi bangau terbang, pasti pulang ke sarangnya. Maka pulang lah Kelly ke Indonesia. Konon keputusannya untuk pulang ke Indonesia semakin man­tap setelah bertemu sang pujaan hati.

Ya menurut sumber, pacar si Kelly bernama Massimo Mantero. Si bule konon tinggal di Jakarta sebagai pengusaha restoran dan tempat hiburan. "Bertemu Massimo, Kelly merasa sudah saatnya ia menetap di satu negara dan itu adalah Indonesia," ungkap sumber.

Soal lain. Kelly mengungkapkan selera fashionnya secara pribadi. "Sebe­narnya, orang memperkenalkan person­ality-nya itu ya dari fashion. Saya selalu pengen beda. Totally different. Semau saya aja lah," beber Kelly.

Saat itu, Kelly terlihat asyik me­madu-padankan busana hasil kreasinya sendiri. Mengenakan celana berbentuk kain yang dililit serta rompi dengan dalaman berwarna putih.

Tentang rambut. Entah, bergaya apa. Kelly menyebutnya dengan gaya suka-suka. Diikat buntel-buntel serta poni rata yang eksis. Kayak gitu aja dia tetap pede.

"Hahaha...Saya tipe yang kepedean kali ya. Dari dulu kepedean banget anaknya sih," cetusnya riang.

Kini Kelly lumayan eksis pula di dunia hiburan Tanah Air. "Maskulin, gahar, orang yang suka dengan gayanya yang nggak mainstream. Pede, ikonik, wanna be different and alwalys be different," tuntasnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya