Berita

Politik

Semua Proyek Strategis Nasional Dikawal TP4P

SELASA, 05 JUNI 2018 | 05:25 WIB | LAPORAN:

PT Angkasa Pura I (persero) memastikan bahwa seluruh proses penyelesaian proyek strategis nasional berada di bawah pengawasan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4P).

"Semua proses yang harus dilalui dalam rangka penyelesaian proyek strategis Nasional pasti dikawal TP4P," kata Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan Usaha PT AP I Sardjono Johny Citrokusumo usai menghadiri serah terima jabatan kajati Bali di Hotel Grand Inna Sanur, Senin malam (4/6).

Menurutnya, hasil memorandum of understanding (MoU) dengan kejaksaan sebagai langkah mewujudkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan pada setiap aspek proses bisnis di semua tingkatan.


"Kita kan sudah punya MoU dengan kejaksaan. Jadi ini adalah wujud dari kerja sama dua instansi untuk mewujudkan sebuah proses yang memenuhi aspek GCG, agar semuanya akuntabel, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Termasuk proyek yang sedang dikerjakan di Bali, ini kepentingan nasional untuk menyambut IMF dan World Bank Forum," papar Johny.

Sementara Kepala Kejati Bali Amir Yanto menambahkan, dengan adanya TP4P sebagai unsur pendekatan prefententif merupakan bentuk pencegahan.

"Kehadiran kami dengan adanya TP4P  sebagai bentuk pencegahan dengan cara prefentif dalam menuju pembangunan yang ada di Bali," ucap Amir yang melakukan pisah sambut dengan kajati Bali sebelumnya Jaya Kusuma.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan memimpin Rapat Koordinasi Panitia Nasional Penyelenggara Annual Meeting International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) 2018.

"Pencapaian progress berkisar 77 persen sudah berjalan, sampai saat ini tidak ada hambatan yang begitu berarti, semua bidang-bidang terkait berjalan dengan baik," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (4/6/2018)

Luhut menjelaskan, Meeting Team Secretariat (MTS) IMF-WB melakukan pemeriksaan terkait pelaksanaan IMF-WB 2018 pada 8-14 Oktober 2018 dalam kurun waktu Juli-Agustus. Persiapan yang sudah didiskusikan seperti keamanan, visa, bea cukai, kesehatan, digital ekonomi sampai perihal pariwisata. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya