Wahyu Setiawan/Net
Wahyu Setiawan/Net
Wahyu menjelaskan, sebelum ada peristiwa KTP el yang tercecer, isu KTP el rusak bebas nilai dan tidak menjadi kekawatiran. Namun setelah peristiwa KTP el rusak tercecer dan dikaitkan dengan Pilkada 2018 maka hal ini menjadi isu yang dikhawatirkan masyarakat.
"Kami cukup tergangu dengan spekulasi mobilisasi massa yang dihubungan KTP el rusak yang tercecer dengan Pilkada 2018," ujarnya dalam acara diskusi Indonesia Lawyer Club TVOne, Selasa (29/5).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Senin, 27 April 2026 | 14:16
UPDATE
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15