Berita

Politik

Amien Rais: Pemerintahan Jokowi Akan Dilengserkan Allah

SELASA, 29 MEI 2018 | 19:23 WIB | LAPORAN:

Tujuan dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ulama, Tokoh dan Aktivis Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) adalah merebut kekuasaan dari tangan Presiden Joko Widodo.

Hal itu diakui sendiri oleh Ketua Panitia Rakornas PA 212, Bukhori Abdul Shomad, di lokasi Rakornas, Taman Bunga Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur. Namun, perebutan kekuasaan itu tetap dilakukan sesuai jalur konstitusi yaitu lewat Pilpres 2019.

"Langkah awal umat Islam di Indonesia merebut kekuasaan di Indonesia," tegas Bukhori, Selasa (29/5).


Dilanjutkannya, ratusan ulama dan aktivis maupun tokoh Islam yang hadir dalam Rakornas berasal dari seluruh Indonesia. Mereka membulatkan tekad menggeser Jokowi dari jabatan presiden lewat Pilpres tahun depan.

"Siap untuk memberikan kontribusi untuk kebangkitan umat Islam Indonesia dalam rangka mengambil alih kepemimpinan nasional. Selama ini umat Islam terzalimi," tekannya.

Sedangkan Ketua Dewan Penasihat PA 212, Amien Rais, dalam pidato sambutannya menegaskan bahwa kekuasaan politik di Indonesia sangat ditentukan oleh umat Islam.

"Betapa kekuasaan politik itu amat sangat menentukan umat Islam, terutama bangsa dan negara kita," ujarnya.

Ia mengutarakan semboyan Umat Islam yaitu "Al-Quran iman kami, Al-Quran pedoman kami, Alquran petunjuk kami, Alquran satukan kami". Karenanya, jika umat Islam kian berpegang teguh pada Al-Quran dan merapatkan barisan maka peluang untuk memenangkan jagoannya dalam Pilpres 2019 tentu semakin besar.

Amien Rais mengkritik pemerintahan Joko Widodo yang kerap "blunder" dalam menyusun kebijakan-kebijakan. Misalnya, blunder mengeluarkan daftar 200 ustadz yang direkomendasikan pemerintah untuk menjadi penceramah. Menurut Amien, pemimpin yang kerap mengeluarkan kebijakan blunder pasti akan dilengserkan Allah.

"Kita melihat secara jelas, kita perhatikan pemimpin yang akan dilengserkan Allah itu biasanya langkahnya dari salah ke keliru, dari keliru ke blunder, salah lagi dan seterusnya," tegasnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya