Berita

Foto/Net

Nusantara

Aktivis 66: Suara Rakyat Mengapa Masih Dibungkam

SENIN, 28 MEI 2018 | 11:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Masih terkait evaluasi 20 Tahun Reformasi, aktivis Angkatan 66 menyebut, hingga pemerintahan Joko Widodo ini, suara dan as­pirasi masyarakat masih tetap dibungkam.

Hal ini diungkap aktivis Angkatan 66 Thomas Sitepu. Dia menilai, tak ada perubahan be­rarti dibanding cara-cara rezim lama. "Aspirasi dan kepentin­gan masyarakat tidak didengar, malah dibungkam," tuturnya.

Pria yang semasa menjadi ak­tivis cukup viral karena menggelar aksi unjuk rasa membawa poster dari Bandung ke Kantor Presiden Soeharto di Bina Graha Jakarta itu menegaskan, semua partai politik di era refor­masi tidak memikirkan rakyat. Agenda-agenda reformasi yang dikumandangkan pun perlahan dikubur, malah balik menindas rakyat.


"Semua persoalan di republik ini dikanalisasi dan tidak didengar parpol. Jangan berharap parpol menyuarakan dan mem­perjuangkan amanat penderitaan rakyat. Anggota parpol termasuk aktivis yang masuk di dalamnya, hanya memikirkan parpolnya. Tidak memperjuangkan aspirasi rakyat kok. Parpol-parpol saat ini sama saja, omong kosong," ujarnya.

Pada 16 Desember 1981, Thomas Sitepu memasuki Jakarta dan menyampaikan aspi­rasi rakyat. Dia berharap, para reformis gadungan yang banyak berkeliaran saat ini tidak perlu didengar.

Thomas saat itu diizinkan me­masuki Jakarta, setelah Pangdam Jaya waktu itu Mayjen Hendro Priono memberikan garansi, dia tidak akan diganggu me­nyampaikan aspirasinya ke Bina Graha.

Dia menegaskan, para aktivis reformasi saat ini sudah melen­ceng dari garis perjuangannya untuk melaksanakan amanat penderitaan rakyat. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya