Berita

Zaniuddin Amali/Net

Politik

Penyempurnaan Daftar Pemilih Terkendala UU Pemilu

SELASA, 22 MEI 2018 | 15:06 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Komisi II DPR RI, Zainuddin Amali menjelaskan, terkait masalah daftar 800.000 pemilih kategori belum memiliki KTP elektronik (KTP-el) yang sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Senin (21/5), masih terkendala.

Kendala tersebut terletak pada Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, di mana pemilih wajib memiliki KTP-el pada Pemilu 2019.

"Kita itu sudah terkunci dalam UU (UU 7/2007)," ujar Amali di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5).


Kendala lainnya yang masih dalam pembahasan, adalah terkait domisili para pemilih yang belum memiliki KTP-el tersebut.

"Di lain sisi, kita sama-sama tau bahwa yang bisa merekam KTP-El adalah mereka yang punya domisili jelas, nah yang menjadi kesulitan kan mereka ini tidak memiliki domisili tetap, misalnya masyarakat yang di hutan-hutan dan lain sebagainya, ini yang sedang dicarikan jalan keluarnya," paparnya.

Sedangkan, ia mengatakan, untuk para penduduk yang belum memilki KTP-el namun sudah memiliki domisili tetap, sudah ditangani dengan imbauan kepada Dirjen Dukcapil untuk dapat lebih proaktif.

"Kami sudah mintakan kepada dirjen dukcapil supaya proaktif dalam mengupayakan supaya para penduduk yang belum memiliki KTP-el ini mau menggunakan hak nya," tandasnya. [fiq]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya