Berita

Bisnis

Sindiran RR: Indonesia Miskin Tapi Baik Hati..

JUMAT, 18 MEI 2018 | 16:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dana besar yang dihamburkan pemerintah untuk penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank di Oktober mendatang terus mendapat sorotan publik.

Polemik terus terjadi karena beberapa hal krusial yang disorot, terutama oleh para penentang kebijakan tersebut. Sebut saja situasi perekonomian sehari-hari rakyat yang masih memprihatinkan, angka pertumbuhan ekonomi nasional yang stagnan, juga jumlah penduduk miskin di atas 26 juta orang.

Selain itu, Indonesia memiliki sejarah buruk dengan IMF. Mantan Menteri Keuangan, Rizal Ramli alias RR, pernah mengatakan, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang menerima bantuan sekaligus nasihat IMF. Tetapi kerja sama itu berbuah kontraproduktif. Indonesia malah menjadi negara yang paling terpuruk dalam menghadapi krisis moneter 20 tahun silam.


Keputusan menerima uluran tangan IMF merupakan kesalahan terbesar rezim Orde Baru. Pasalnya, IMF menyarankan berbagai program kebijakan yang tak masuk akal dan malah membuat kondisi ekonomi nasional justru semakin terpuruk.

Beberapa saat lalu, Rizal Ramli lewat akun twitternya @RamliRizal, mengungkit besar anggaran yang tidak pantas dikeluarkan di tengah situasi ekonomi yang tidak menguntungkan.

"Anehnya, pertemuan IMF dan WordBank di Bali dengan senang hati akan dibiayai oleh pemerintah Indonesia dengan jumlah yang fantastis 855 milyar saja. Miskin tapi baik hati," tulis RR.

Tweet itu mengundang ratusan komentar pengguna twitter. Satu yang cukup keras berasal dari akun @OomNanang yang merepons "Bukan karena baik hati, tetapi lebih dikarenakan sudah menjadi jongos budak kacung IMF." Tak lupa ia menyertakan #2019GantiPresiden.

Sedangkan @tetsuchan_mom menduga ada mark up "gila-gilaan" di balik angka itu.

"855 M itu baru jasa. Sedang infrastrukturnya 6T. Tapi selain itu pemborosan, apa iya sih itu benar2 dipakai ? Krn dr berbagai pembicaraan yg kusimak, itu tamu2 pada membiayai diri sendiri lho pak. Berdasarkan pertemuan th2 sebelumnya. Jd menurutku ini mark up gila2an," tulisnya.

Pekan lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, sempat menegaskan bahwa dana Rp 800 miliar yang keluar dari APBN untuk Annual Meeting IMF-World Bank malah menguntungkan Indonesia.

"Dengan dana itu, kami manfaatkan sekalian untuk memperbaiki tourist destination," kata Luhut yang menjabat Ketua Panitia Nasional Annual Meeting, di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Luhut menantang mereka yang masih menuduh pemerintah menghamburkan uang di tengah kondisi perekonomian yang masih sulit untuk berhadapan langsung dengannya.

"Sini suruh ngomong sama saya. Clear, saya pertanggungjawabkan semuanya," tegas Luhut. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya