Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Paripurna Terpadu Menanggulangi Terorisme

KAMIS, 17 MEI 2018 | 10:45 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius meminta pemerintah daerah berperan aktif di pencegahan terorisme.

Hal ini disampaikan Suhardi saat mengukuhkan kepengurusan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) masa bakti 2018-2020 di Jakarta, Selasa 20 Februari 2018.

FKPT


FKPT adalah lembaga non profit yang dibentuk oleh BNPT sebagai mitra strategis dalam pencegahan terorisme di daerah, dan sejauh ini sudah berdiri di 32 provinsi.

Keterlibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme yang direpreentasikan dalam wadah FKPT, lanjut Suhardi, diharapkan juga menjadi triger bagi pemerintah daerah untuk ikut berperan aktif. Terkait keterlibatan pemerintah daerah, BNPT sudah mengumpulkan 34 gubernur di Jakarta.

Kepada para kepala daerah tersebut disampaikan pentingnya dibangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan terorisme.

PARIPURNA TERPADU

Tragedi 13-14 Mei 2018 yang menelan puluhan korban nyawa serta ratusan korban luka menggaris-bawahi betapa penting peran dan potensi FKPT sebagai bagian integral pada perjuangan BNPT menanggulangi angkara murka terorisme di persada Nusantara masa kini serta masa depan.

Mustahil pemerintah dengan segenap jajaran POLRI dan TNI mampu menanggulangi angkara murka kekerasan oleh sesama manusia terhadap sesama manusia yang bisa terjadi di mana, kapan, bagaimana dengan bahkan tanpa alasan apa saja.

Penanggulangan terorisme memang tidak bisa dilakukan hanya secara kuratif serta reaksioner sporadis namun wajib dilengkapi dengan upaya preventif dan promotif secara paripurna terpadu dalam kemanunggalan pemerintah , POLRI, TNI dengan rakyat.

PREVENTIF PROMOTIF

Sama halnya dengan angkara murka korupsi dan narkoba maka angkara murka terorisme memang mutlak perlu ditanggulangi bukan hanya secara kuratif pada saat telah terjadi namun justru juga secara preventif dan promotif demi mencegah jangan sampai terjadi angkara murka pembinasaan, penganiayaan dan penindasan dilakukan oleh sesama manusia terhadap sesama manusia.

Ibarat wabah penyakit sebaiknya bukan terbatas ditanggulangi setelah penyakit sudah terlanjur mewabah namun adalah lebih baik bagi masyarakat apabila penyakit dicegah agar jangan sampai mewabah. [***]

Penulis Adalah Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya