Berita

Foto: RMOL

Politik

Sekjen PPP: Pernyataan Presiden Jokowi Kode Keras

SELASA, 15 MEI 2018 | 16:08 WIB | LAPORAN:

. Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo terkait ketua umumnya M. Romahurmuziy yang dinilai pantas menjadi Cawapres karena merupakan sosok santri yang memiliki kemampuan intelektual tinggi sebagai kode keras.

"Itu kode keras," ujar Arsul usai acara penutupan Workshop Nasional DPRD PPP di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5).

Pernyataan itu disampaikan Arsul saat dirinya bersama Rommy mengantar kepergian Kepala Negara dari lokasi workshop.


Baca: Jokowi: Rommy Santri Intelek, Cocok Jadi Cawapres

Rommy sendiri mengatakan bahwa pernyataan Jokowi tersebut merupakan bagian dari kecintaan terhadap partai yang dipimpinnya.

"Alhamdulillah dalam dua tahun terakhir memang kebetulan beliau paling banyak berkunjung di PPP. Tentu saya menghargai dan mengapresiasi apa yang telah disampaikan Bapak Presiden sebagai sebuah apresiasi juga dari Presiden kepada PPP yang selama ini terus berikhtiar kepada masyarakat," ujarnya.

Pernyataan itu ditegaskan Rommy akan semakin meneguhkan ikatan emosional antara PPP dengan Presiden untuk bersama-sama memenangkan Pilpres 2019 sebagaimana dulu ketua umum PPP (Hamzah Haz) pernah menjadi wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri.

"Ini adalah keinginan dan ekspresi dari kader PPP untuk mengulangi sejarah sesungguhnya," imbuhnya.

Meski demikian, Rommy menekankan apapun yang menjadi ekspresi kader PPP, pada akhirnya nanti akan didiskusikan bersama dengan seluruh pimpinan partai politik anggota koalisi pendukung Jokowi.

"InsyaAllah (diskusi soal cawapres Jokowi) baru akan dilangsungkan setelah Pilkada," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya