Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

DPR Janji Rampungkan RUU Terorisme Mei Ini

SELASA, 15 MEI 2018 | 01:52 WIB | LAPORAN:

DPR berjanji segera merampungkan pembahasan RUU Terorisme. Agar RUU tersebut bisa cepat disahkan, DPR pun menuntut instansi-instansi di Pemerintah yang terkait dengan pembahasan, satu suara. Perbedaan definisi antar instansi yang selama ini terjadi harus segera disatukan.

Janji DPR ini merespons pernyataan Presiden Jokowi yang berencana mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Terorisme jika RUU itu tidak rampung Juni nanti.

Alasannya, pembahasan RUU tersebut sudah terlalu lama. Sudah diajukan Pemerintah sejak Februari 2016, namun belum juga selesai. Sementara, Indonesia butuh payung hukum yang kuat untuk menindak tegas dan mencegah tindakan terorisme menyusul rangkai ledakan bom pada Minggu dan Senin kemarin.


Ketua DPR Bambang Soesatyo menjelaskan, pembahasan RUU Terorisme di DPR sudah 99 persen. Pada masa sidang lalu, DPR sebenarnya sudah siap mengesahkan RUU itu. Hanya saja, waktu itu pihak Pemerintah meminta ditunda karena kurang sreg dengan definisi yang dipakai. Antarinstansi Pemerintah juga masih ada perbedaan.

Agar RUU bisa disegera disahkan, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini meminta instansi-intansi Pemerintah itu satu suara.

"Mendorong Pemerintah untuk segera satu kata di antara instansi-instansi terkait agar RUU tersebut bisa segera dilanjutkan pembahasannya di DPR. Kami targetkan pada Mei ini, di awal masa sidang nanti, (RUU Terorisme) bisa dituntaskan," janji politisi Partai Golkar di Jakarta, Senin (14/5).

Dalam waktu menunggu RUU itu disahkan, Bamsoet meminta Badan Intelijen Negara (BIN) dan Intelijen Kepolisian meningkatkan kinerja dan kewaspadaan serta mengantisipasi pergerakan terorisme. Kemudian, Kepolisian juga harus meningkatkan intelijen untuk mencegah terjadinya bom bunuh diri.

Bamsoet yakin, Kepolisian telah memiliki data orang-orang yang akan melakukan kegiatan radikalisme dan pergerakan terorisme meski bersifat sporadis.

Bamsoet juga meminta Kejaksaan Agung segera melaksanakan eksekusi terhadap terpidana terorisme, baik hukuman seumur hidup ataupun hukuman mati. Dengan eksekusi itu, diharapkan embrio-embrio terorisme bisa dihilangkan.

Untuk Panitia Khusus (Pansus) RUU Terorisme, Bamsoet meminta untuk memasukkan sanksi pidana kepada pihak yang terkait dengan kelompok teroris dan segera menuntaskan frasa soal definisi terorisme.

"Kita harus mengedepankan kepentingan dan keselamatan rakyat, bangsa, dan negara. Sehingga, dalam kondisi tertentu, kita cukup berpijak bahwa terorisme adalah tindak pidana yang harus segera dilakukan penindakan. Tujuannya, agar tidak menyulitkan aparat penegak hukum dalam melakukan upaya-upaya pencegahan, khususnya bagi penyidik dan jaksa penuntut umum dalam pembuktian," terangnya.

Kepada semua elemen masyarakat, Bamsoet menyerukan untuk bersatu melawan ancaman teroris. Masyarakat juga harus terus waspada. Sebab, bukan tidak mungkin, para teroris itu kembali melakukan aksinya di Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri nanti. [nes]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya