Berita

Pertahanan

Sudah Genting, Jokowi Mesti Terbitkan Perppu Anti Terorisme

MINGGU, 13 MEI 2018 | 14:46 WIB | LAPORAN:

Tragedi bom Surabaya membuktikan bahwa ancaman terorisme di Indonesia semakin nyata. Teror itu melanjutkan aksi 155 narapidana teroris yang membunuh lima anggota Polri di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Karena itu, intelektual muda Nahdlatul Ulama, Ubadidillah Amin, meminta Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) Anti Terorisme.

"Ini sudah genting. Presiden harus segera menerbitkan Perppu anti terorisme, segala bentuk kejahatan yang berwujud teror harus dihukum tegas," kata Ubaidillah dalam surat elektronik yang dikirim ke redaksi (Minggu, 13/5).


Perppu Anti Terorisme dapat berisi beberapa substansi, mulai upaya-upaya deradikalisasi, mengatur pihak-pihak yang terlibat melawan teroris, juga bentuk-bentuk penegakan hukumnya. Dengan tiga hal mendasar itu, penumpasan terorisme bisa diatasi dari hulu ke hilir.

"Pemerintah segera merumuskan draft Perppu, mengambil beberapa substansi dari RUU anti terorisme dan menambah substansi yang terlewati dan terbitkan Perppunya," kata pria yang juga aktif di keengurusan pusat Pagar Nusa itu.

Ia tambahkan, DPR yang masih menggodok RUU Anti Terorisme harus responsif dan jernih melihat ancaman nyata terorisme. Semua unsur negara harus bersatu melawan aksi radikal dalam bentuk apapun. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya