Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Selain Gasak Senjata, Napi Teroris Sempat Merakit Bom

KAMIS, 10 MEI 2018 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Selama 36 jam menguasai enam blok rutan cabang Salemba di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok para nara pidana menggasak bom rakitan yang telah disita.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menjelaskan selain melakukan penyanderaan, napi teroris ini juga merakit bom yang didapat dari ruang penyidik densus 88 anti teror.

Bom rakitan tersebut belum dikirim ke gudang penyimpanan barang bukti karena masih dilakukan penyidikan.


"Meraka merakit kembali, dan bom rakitan itu tadi sudah diledakkan" ujarnya di Mako Bromob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat Kamis (10/5).

Di kesempatan yang sama Kepala Korps Brimob Inspektur Jenderal Pol. Rudy Sufahriadi menjelaskan rencananya napi teroris akan meletakkan bom rakitan tersebut di sejumlah titik sebagai ranjau. Namun pihaknya berhasil melakukan sterilisasi wilayah dari bom rakitan.

"jumlahnya cukup banyak dan sudah kami ledakkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Rudy mengatakan selain ledakan bom rakitan ada juga ledakan untuk membuka pintu saat melakukan tindakan untuk mengakhiri aksi penyanderaan yang dilakukan napi teroris.

Sebebelumnya 155 teroris berhasil diamankan setelah melakuak 36 jam penyanderaan. 145 diantaranya menyerahkan diri, dan 10 napi yang tersisa ikut menyerahkan diri setelah ada tindskan dari anggota densus 88 anti teror. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya