Berita

Wiranto/Net

Pertahanan

Wiranto: Penyanderaan Teroris Pelajaran Untuk Tetap Waspada

KAMIS, 10 MEI 2018 | 09:02 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengakui penyanderaan yang dilakukan napi teroris di Rutan cabang Salemba Kelapa Dua adalah pelajaran yang berharga.

Menurutnya, penyanderaan yang dilakukan selama 36 jam tersebut merupakan bukti agar masyarakat dan aparat tetap waspada terhadap aksi terorisme dan radikalisme.

"Ini pelajaran bagi kita untuk waspada melawan aksi terorisme dan radirkalisme yang barangkali masih menggangu kehidupan kita sebagai bangsa dan negara," ujarnya dalam konfrensi pers di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5).


Lebih lanjut, Wiranto menjelaskan tahun ini merupakan tahun yang sangat membutuhkan stabilitas, sebeb sejumlah agenda nasional seperti Pilkada, Pileg dan Pilpres. Selain itu ada juga agenda internasional yang berlangsung di Jakarta, Pelembang dan Bali.

Untuk itu jugalah, masyarakat dan aparat harus tetap waspada terhadap aksi terorisme dan aksi radikalisme yang ingin menganggu stabilitas keamanan negara.

"Mari kita bersama-sama melawan aksi terorisme yang ada di negara ini. Kita tidak boleh hilang kewasapadaan," tutup Wiranto.

Sebelumnya aksi penyanderaan yang dilakukan napi teroris berhasil diakhiri melalui dengan penanganan pendekatan lunak atau soft approace. Polisi berhasil mengamankan 155 napi teroris yang melakukan aksi penyanderan. [nes]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya