Berita

Rocky Gerung

Politik

Rocky Gerung: Gerakan #2019GantiPresiden Akan Dikipas Sentimen Ekonomi

SELASA, 08 MEI 2018 | 19:28 WIB | LAPORAN:

. Gerakan #2019GantiPresiden akan terus membesar karena "dikipas" oleh persoalan ekonomi rakyat.

Hal tersebut disampaikan pakar filsafat, Rocky Gerung, saat diwawancara redaksi usai rekaman Jaya Suprana Show di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (8/5).

"Saya kira itu akan membesar karena akan dikipas oleh sentimen ekonomi, oleh rupiah yang terus melemah, oleh daya beli yang turun, oleh macam-macam hal menjadi suatu reaksi dari inkonsistensi kebijakan pemerintah," kata Rocky.


Namun, lebih berbahaya menurutnya bila keadaan ekonomi yang mempersulit kehidupan rakyat itu bertemu dengan faktor-faktor internasional.

"Terutama soal Suriah, lalu efeknya dalam politik Laut China Selatan dan variabel itu akan meningkatkan, saya sebut saja kecemasan terhadap orang asing yang kemarin-kemarin disebut TKA (tenaga kerja asing)," terang mantan dosen Universitas Indonesia itu.

Yang ia khawatirkan, sentimen anti pemerintah yang terus membesar malah mengarah ke fanatisme. Jika itu terjadi, situasi dalam negeri Indonesia bisa "berantakan".

"Jadi tagar itu sebenarnya adalah penanda bahwa sesuatu sedang memburuk. Dan kalau saya lihat kiriman postingan-postingan dari seluruh Indonesia, benar-benar ada yang riil di dalam masyarakat kita yaitu keinginan perubahan. Itu enggak bisa ditahan dan enggak boleh ditahan," ungkap Rocky. [ald] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya