Berita

Foto: Istimewa

Politik

Paloh: Kader Sumut Jangan Permalukan NasDem

Minta Pilkada Dan Pemilu Dimenangkan
SELASA, 08 MEI 2018 | 19:08 WIB | LAPORAN:

Kader Partai NasDem di Sumatera Utara (Sumut) harus bekerja keras dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu dikatakan Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh dalam rapat koordinasi wilayah (rakorwil) di JW Marriott, Medan, Sumut (Selasa, 8/5).

"Jangan permalukan kita. Pendiri dan ketum berasal dari sumut. Jangan daerah lain di Sumatera lebih hebat dari Sumut," jelasnya.


Paloh menjelaskan, NasDem memasang target memenangkan tiga dari 17 pilgub. Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di Pilgub Sumut 2018 pun menjadi salah satu yang diprioritaskan.

"Edy tampan, gagah, tentara, agak marah-marah dikit. Kalau dipilih, keberhasilan Tengku Erry Nuradi (Gubernur Sumut saat ini) digantikan Edy," jelas dia.

Paloh menegaskan, prestasi NasDem selama 6,5 tahun ini patut disyukuri. Di 2014, NasDem meraih sekitar 1.300-an kursi di seluruh Nusantara. NasDem mengantongi 7 persen suara nasional dan mendapatkan 36 kursi di Senayan.

Namun, salah satu yang kini harus diperhatikan ialah keberhasilan pada pilkada. Pada Pilkada 2015 dan 2017, NasDem mendapatkan peringkat dua dari 10 partai yang paling banyak memenangkan calonnya.

Paloh ingin prestasi ini berlanjut di Pilkada 2018. Apalagi, calon yang diusung melalui seleksi ketat.

"Berikan dukungan ke calon kita. Sebagai Ketum NasDem, partai beri dukungan ke saudara atas penilaian yang pantas didukung partai ini. Kamu tak punya kepentingan kecuali diharapkan dukung keterpilihan, memberikan kesempatan pengabdian untuk bangun Provinsi Sumut," tandasnya. [sam]

Rakorwil ini dihadiri beberapa petinggi partai. Mereka ialahh anggota Majelis Tinggi Partai NasDem Teuku Bahri Anwar, dan Karli Boenjamin, anggota Dewan Pertimbangan Partai Anwar Adnan Saleh, dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta Wanda Hamidah. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya