Berita

Andi Arief/Net

Politik

JELANG PILPRES 2019

Berpeluang Kalahkan Jokowi, Demokrat Ajak Gerindra Dan PKS Gelar Konvensi

SELASA, 08 MEI 2018 | 18:36 WIB | LAPORAN:

Partai Gerindra dan PKS diajak duduk bareng dalam koalisi yang fair untuk sama-sama menentukan sosok calon presiden dan wakil presiden untuk maju melawan petahana Presiden Joko Widodo di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Begitu dikatakan politisi Partai Demokrat, Andi Arief dalam akun twitter pribadinya @andiarief__, Selasa (8/5).

Bukan tanpa alasan, menurut dia, hal itu perlu dilakukan lantaran koalisi ini sangat mungkin mengalahkan Jokowi.


"Partai Demokrat ingin cara berkoalisi yang benar agar hasil baik. Kami sadar saat ini di bipolar politik hari ini punya kecenderungan yang sama, perhitungan dikesampingkan yang satu kutub apa mau Megawati, kutub lain apa mau Prabowo. Tapi kami memahami," jelas Andi Arief.

Disisi lain, Andi menganggap Gerindra dan PKS masih mau berfikir rasional.

"Saya mengajak semacam konvensi figur-figur terbatas dan diputuskan awal Agustus. Figur itu Prabowo, AHY, GN, Anies, Aher dan Sohibul Imam," jelasnya.

"Kalau dua hari ini beberapa kader Demokrat menginginkan Gatot-AHY, itu karena dua kali survei internal kami menyatakan duet itu bisa menang, alternatif lain Anies-AHY atau sebaliknya. Kami sadar Gatot dan Anies pintunya tergantung Gerindra. Itulah ajakan saya pada PKS dan Gerindra di tengah anomali besar seperti dalam survey kami terakhir di mana dukungan #2019gantipresiden unggul dua persen di atas dukungan #jokowi2periode." [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya