Berita

Airlangga Hartarto dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Inilah 3 Sebab Pertemuan Megawati-Airlangga Penting Dan Strategis

SELASA, 08 MEI 2018 | 11:47 WIB | LAPORAN:

Sudah sepekan kabar Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto akan berjumpa dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Bahkan beberapa pihak mensinyalir keduanya sudah bertemu.

"Pertemuan kedua ketua umum parpol ini ditunggu-tunggu semua kalangan,  khususnya keputusan dan kesepakatan penentuan pendamping Jokowi kelak sehingga dapat menjawab silang sengkarut persaingan tokoh-tokoh partai politik yang dengan berbagai cara berebut simpati publik untuk menjadi cawapres Jokowi," ujar pengurus DPP Partai Golkar, Khalid Zabidi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/5).

Menurut Khalid, setidaknya ada tiga alasan pertemuan kedua ketum parpol itu dianggap penting dan strategis.

Menurut Khalid, setidaknya ada tiga alasan pertemuan kedua ketum parpol itu dianggap penting dan strategis.

Pertama, PDIP dan Partai Golkar adalah dua parpol dengan peraihan suara terbesar. PDIP jadi pertama dengan suara 18,95 persen dan Partai Golkar terbesar kedua dengan raihan suara 14,75 persen hasil Pemilu 2014 lalu.

Kedua, PDIP dan Golkar sama-sama mendukung pencalonan kembali Jokowi di Pemilihan Presiden 2019 nanti.

Ketiga, merujuk kepada UU Pemilu bahwa pengusungan capres dan cawapres dalam Pilpres 2019 ditentukan oleh koalisi partai politik untuk memenuhi kecukupan syarat suara sebesar 20 persen.

Khalid menekankan buat semua tokoh politik, posisi cawapres Jokowi ini menjadi sangat strategis.

"Apabila sejarah mencatat pada Pilpres 2019 Jokowi dapat meneruskan pemerintahannya dua periode maka wapres yang mendampingi Jokowi akan menjadi tokoh kuat capres dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang," terangnya.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya