Berita

Foto/Net

Politik

Rakernas Hanura Momentum Konsolidasi Dan Rekonsiliasi Pasca Krisis

SELASA, 08 MEI 2018 | 02:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua DPP Hanura Bidang Humas dan IT Arief Suditomo menjelaskan Rakernas 2018 berfokus pada rekonsiliasi kader pasca krisis yang menerpa partai beberapa waktu lalu.

Krisis di tubuh partai saat itu akibat peralihan kepemimpinan dari Wiranto ke Osman Sapta Odang (OSO) pada awal 2018 lalu. Sebelumnya sempat terjadi dua kubu di Partai Hanura, yakni Manhattan dan Ambhara.

Menurutnya rekonsiliasi sangat penting terlebih agenda politik nasional kedepan sangat padat. Mulai dari Pilkada pada Juni hingga, Pemilu dan Pilpres 2019.


"Kenapa rekonsiliasi, karena sejak kami diterpa krisis. Ini ajang buat kami tambah kompak dan belajar dari apa yang melanda kami," ujar Arief saat berbincang dengan wartawanndi RM Pondok Patin, Pekanbaru, Senin malam (7/5).

Arief menambahkan adanya Rakernas ini juga memantapkan langkah Hanura dalam menghadapi Pemilu. Termasuk kebijakan yang dijalankan partai untuk memenangkan para cakada dan caleg yang diusung maupun didukung Partai Hanura.

Dengan seperti itu, sambung Arief setiap kader siap menghadapi Pilkada 2018 dan Pileg serta Pilpres 2019.

"Jadi tiga hal itu yang akan kita fokuskan. Jelang Pilkada dan Pileg kita harus rapatkan barisan agar internal bisa lebih kuat. Dengan Rakernas ini kita jadi tahu apa yang harus kita lakukan nanti," pungkasnya. [nes]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya