Berita

Foto: istimewa

Blitz

Nilai Film Terbang: Menembus Langit Dari Sang Tokoh

SELASA, 08 MEI 2018 | 00:45 WIB | LAPORAN:

Pemilik dari Value Your Life-A Life Changing Bootcamp, Onggy Hianata, berbagi pengalaman kepada para penonton film "Terbang: Menembus Langit".

Onggy merupakan tokoh yang menginspirasi sutradara, Fajar Nugros, untuk membuat film berdurasi 1 jam 51 menit itu. Film tersebut menceritakan perjuangan Onggy di Tarakan, Kalimantan Utara, yang berlanjut ke Surabaya dan Jakarta.

Beberapa waktu lalu, redaksi berkesempatan mengikuti acara meet and greet dan bedah film itu yang dilaksanakan di SMA Katolik Sang Timur, Jakarta Barat, dan di CGV Mall of Indonesia (MOI).


Dalam kesempatan itu, Onggy mengungkap sembilan nilai yang tertuang dalam film tersebut. Yaitu, Berani Bermimpi, Bhinneka Tunggal Ika, Cinta Indonesia, Keluarga, Respek, Kerja Keras, Cinta, Support, dan Pantang Menyerah.

Menurut Onggy, sifat berani bermimpi harus ada dalam diri setiap manusia. Dengan begitu seseorang mau berjuang untuk menggapai mimpinya.

"Saya lahir di Tarakan, saya pergi ke Surabaya untuk kuliah. Saya berpikir kalau saya tinggal di kota kecil Tarakan sulit untuk maju," ujarnya.

Saat berkuliah, Onggy merasakan bagaimana Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan nyata. Ia berada satu kamar kos bersama para mahasiswa dari berbagai daerah yaitu Indonesia Timur, Jawa dan Sumatera Utara. Onggy sendiri merupakan warga keturunan Tionghoa.

Onggy juga menekankan bahwa sikap cinta Indonesia merupakan prinsip dalam hidupnya. Meski kini telah meraih kesuksesan, ia tidak akan pergi dari Indonesia. "Kenapa harus cinta Indonesia? Karena saya lahir di sini, besar di sini, cari uang di sini, hirup udara di sini, makan di sini. Di situlah saya mengabdi," ujarnya.

"Makanya saya buat bootcamp di Indonesia, orang luar datang ke Indonesia agar image Indonesia itu berbeda," sambung Onggy. 

Selanjutnya, Onggy mengakui bahwa saling menghormati(respek) adalah nilai hidup terpenting. Siapapun yang tidak menghargai hidup, tidak akan bisa menggapai mimpi dan cita-cita.

"Hidup kita harus berarti bagi orang banyak, dan itu arti hidup sesingguhnya," ungkapnya.

Saat bedah film di CGV MOI yang dihadiri komunitas Indonesia Tionghoa (Inti), Onggy juga menekankan prinsip cinta Indonesia, respek dan kebhinnekaan.

"Tugas kita tidak membesarkan serta mempertajam perbedaan. Kalau mau hidup di negara, di situ kita lahir, di situ kita mengabdi, dan di situ juga kita menghargai perbedaan," ujarnya.

Pembuatan film "Terbang: Menembus Langit" dirilis pada 19 April mengambil lokasi di Tarakan, Surabaya, dan Jakarta. Kisah hidup dari nol sampai menjadi orang sukses membuat kisah Onggy layak untuk disimak, bahkan boleh jadi inspirasi bagi pemuda Indonesia.

"Saya tidak mau misleading untuk menunjukkan sukses itu materi. Karena sukses seseorang dinilai bukan hanya dari materi, tetapi nilai-nilai yang telah dijalankan," tekan Onggy. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya