Berita

Rachmawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Rachmawati: Cuti Bersama 10 Hari Bertolak Belakang Dengan ‘Kerja, Kerja, Kerja’

SENIN, 07 MEI 2018 | 19:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keputusan pemerintah menjadikan jumlah hari cuti bersama Lebaran 2018 menjadi total 10 hari tidak sinkron dengan slogan kerja, kerja, kerja yang selalu didengungkan.

Pagi tadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani membacakan putusan resmi pemerintah tentang cuti bersama Lebaran 2018. Dalam putusan tersebut, total cuti bersama menjadi 10 hari terhitung mulai tanggal 11 hingga 20 Juni 2018.

Putusan ini, kata Puan, diambil dengan tetap mengiikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


Putri pendiri bangsa Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri menentang keras putusan tersebut. Baginya, putusan ini diambil dari usulan yang tidak bertanggung jawab dan tidak mendidik anak bangsa dengan baik tentang etos kerja.

Bahkan pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini menilai putusan pemerintah bertentangan dengan revolusi mental dan slogan “Kerja, Kerja, Kerja” yang selalu didengungkan Presiden Joko Widodo.

"Ini bertentangan dengan revolusi mental. Bertolak belakang juga dengan slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/5).

Putusan libur cuti bersama yang panjang ini memperlihatkan bahwa ada ketidaksinkronan kerja pemerintah. Antara apa yang diucapkan pemerintah dengan fakta kebijakan yang diambil saling bertolak belakang.

"Kecuali kalau slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’ itu dibuat hanya untuk mengelabui (rakyat)," tutupnya. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya