Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Penolakan Gugatan HTI Kemunduran Sistem Demokrasi

SENIN, 07 MEI 2018 | 17:59 WIB | LAPORAN:

Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menolak gugatan untuk mencabut SK Nomor AHU-30.A.01.08 Tahun 2017 tentang pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah kemunduran demokrasi.

Begitu diungkapkan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/5).

Menurut dia, hak berserikat dan berkumpul bagi warga negara Indonesia sekalipun menjadi bagian HTI tetap menjadi bagian amanah UUD 1945.


"Ini satu kemunduran bagi demokrasi kita karena hak untuk berserikat berkumpul itu dijamin UUD 1945, karena hak ini merupakan hak dasar, hak berserikat," ujar fadli.

Dia menjelaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk membubarkan HTI. Sebab, ormas yang terkenal dengan slogan khilafah itu sudah menyatakan setia pada pilar kebangsaan.

"Hizbut Tahrir Indonesia sudah menyatakan sudah mendukung Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Kebhinnekaan, sehingga tidak ada alasan untuk membubarkan mereka," demikian Fadli Zon. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya