Berita

Foto: Ist

Politik

Relawan Jodo Gw2019 Fokus Pada Perawatan Pemilih

SABTU, 05 MEI 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Relawan "Jodo Gw2019" siap memenangkan petahana Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019 di DKI Jakarta.

Jodo Gw2019 akan dideklarasikan dalam waktu dekat di ibukota. Mereka menyatakan mampu bekerjasama dan bersinergi dengan relawan Jokowi yang sudah lebih dulu terbentuk.

Ketua Jodo Gw2019 Benget Simbolon menyatakan relawan yang dibentuknya adalah teman-temannya ketika masih sekolah di SD dan SMP di Jakarta. Mereka sepakat menjadi relawan karena selama menjadi Presden RI, Jokowi sudah menunjukkan kepemimpinannya menjalankan pemerintahan sebaik-baiknya.


"Kami punya penilaian dan pandangan yang sama kalau Pak Jokowi ternyata selama menjadi presiden telah bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan bangsa Indonesia," kata Benget yang didampingi pengurus Jodo Gw2019 Antonius dan Christina Agus Triani kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (5/5).

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, mereka sepakat membentuk relawan Jokowi yang tujuannya mendukung dan memenangkan Jokowi menjadi Presiden RI periode kedua.

"Kami relawan di Jakarta, maka kami akan berjuang di Jakarta saja," ujarnya.

Perjuangan Jodo Gw2019 menurut Benget difokuskan pada perawatan pemilih dan pendukung Jokowi. Sehingga, pemilih atau pendukung Jokowi tetap menjaga pilihannya di tengah situasi politik yang sudah memanas.

"Khususnya kepada generasi milenial, kami akan turun mendekati mereka agar pilihan politiknya pada Pilpres 2019 tidak berubah," kata Benget.

Antonius dan Christina menambahkan, Jodo Gw2019 juga akan bersinergi dengan komunitas- komunitas masyarakat perantauan yang ada di Jakarta.

"Selain dengan partai politik pendukung, Jodo Gw2019 akan menjalin kerjasama dengan komunitas seperti paguyuban-paguyuban yang jumlahnya banyak di Jakarta," kata Antonius. Pihaknya tambah Christina, sudah mencatat dan memilih komunitas yang akan diajak bekerjasama. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya