Berita

Menaker Senang Perayaan May Day Berlangsung Kondusif

RABU, 02 MEI 2018 | 19:37 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjan (Menaker) M. Hanif Dhakiri, menyampaikan apresiasinya kepada buruh/pekerja serta para pimpinan serikat pekerja/serikat buruh di seluruh Indonesia yang telah merayakan May Day tahun ini berjalan kondusif, aman, damai, dan penuh kemeriahan.

Apresiasi juga diberikan kepada pengusaha yang telah memfasilitasi kegiatan perayaan May Day di lingkungan perusahaannya masing-masing, serta kepada pemerintah daerah dan aparat Kepolisan dan TNI yang telah melakukan pengamanan May Day dengan baik.

"May Day berlangsung kondusif, tertib, aman, dan damai. Tentu ini menjadi prestasi juga dari buruh Indonesia. Kita terus berharap di masa depan, May Day akan terus berlangsung kondusif tanpa aksi anarkis apalagi melanggar hukum," kata Menaker Hanif dalam saat menggelar acara Final Liga Pekerja Indonesia (Lipesia) di Stadion ‎Soemantri Brodjonegoro, Jakarta pada Selasa (1/5).


Kata Menaker, perayaan May Day diisi dengan berbagai kegiatan positif seperti lomba memasak, buruh mengaji, lomba senam Maumere, khitanan massal, jalan sehat, sepeda santai, kompetisi band, dan Liga Pekerja Indonesia, serta kegiatan lainnya.

"May Day berlangsung aman dan penuh kegembiraan tidak hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota lain di Indonesia. Ini sejalan dengan pesan dari Kemnaker yang mengajak buruh bersuka cita merayakan hari buruh tahun ini dengan semangat may day is a fun day.”

Lebih lanjut Hanif berharap peringatan May Day harus dimanfaatkan membangun kebersamaan hubungan industrial yang kondusif antara pengusaha, pekerja/buruh, dan pemerintah untuk menghindari terjadinya PHK, meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan meningkatkan produktivitas kerja.

"Pemerintah terus melakukan berbagai upaya  mempererat jalinan hubungan baik dengan pengusaha maupun pekerja/buruh untuk penguatan dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis," katanya.

Terkait dengan berbagai tuntutan dan aspirasi dari buruh/pekerja, Menaker Hanif mengatakan pemerintah tidak diam dan terus mencari solusi terbaik yang menguntungkan pekerja dan pengusaha.

"Pemerintah tidak tinggal diam menanggapi aspirasi berbagai tuntutan pekerja/buruh, kita terus berupaya mencari solusi terbaik untuk pengusaha maupun pekerja. Semua aspek ketenagakerjaan kita benahi secara bertahap dan berkelanjutan baik dari segi perubahan regulasi maupun pengawasan pelaksanaanya," kata Hanif.

Pemerintah kata Hanif, berupaya mengakomodasi tuntutan pekerja/buruh, termasuk juga masukan dan saran dari kalangan pengusaha.

Dalam hal ini, di satu sisi pemerintah terus mendorong agar dunia usaha/industri nasional bisa terus berkembang dan di sisi lain pekerja/buruh bisa lebih sejahtera dan terlindungi.

Hanif juga mendorong agar para pekerja dan pengusaha pun bisa menggunakan forum bipartit dan tripartit antara Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah untuk berdialog sosial menyampaikan aspirasi dan tuntutannya

"Gunakan proses dialog baik antara serikat pekerja, pemerintah, dan pengusaha dalam forum Tripartit Nasional untuk mencapai solusi terbaik bagi semua pihak,” kata Hanif. [dzk]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya