Berita

Ferry Juliantono/Net

Politik

Gerindra: Seharusnya Peserta #DiaSibukKerja Tidak Masuk Kerumunan #2019GantiPresiden

SELASA, 01 MEI 2018 | 06:24 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengaku tak setuju kalau insiden massa #2019GantiPresiden di acara car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (29/4) disebut sebagai tindakan persekusi atau intimidasi.

"Kalau itu dianggap persekusi atau apa saya rasa sih enggak," katanya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/4).

Menurutnya, jika melihat kerumunan banyak orang dari kubu sebelah, seharusnya orang berkaos tanda pagar (tagar) #DiaSibukKerja dengan sendirinya menyingkir, bukan malah nekat masuk ke dalam kerumunan #2019GantiPresiden yang jumlahnya jauh lebih besar.


"Kemarin pas saya lihat videonya sendirian kok jalannya," imbuh Ferry.

Jika masih memaksakan untuk masuk ke dalam kerumunan kubu sebelah yang jumlahnya jauh lebih besar, maka itu sama saja dengan memancing amarah massa.

"Saya misalkan pakai kaos #2019GantiPresiden terus cuma sepuluh orang terus di situ ada ribuan orang yang dua periode, terus saya nekat ke sana ya mancing lah itu namanya. Ya sudahlah," ujarnya.

Ferry mengimbau para simpatisan #2019GantiPresiden untuk tidak mudah terpancing dengan segala sesuatu yang mencoba melakukan provokasi massa.

"Maksud saya mungkin dari pihak teman-teman yang apa yang #2019GantiPresiden ini harus hati-hati ini bisa digunakan oleh pihak yang nggak suka juga. Karena itu bisa juga sengaja memprovokasi juga bisa. Kan bisa aja melipir pakai jalan yang lain lah atau kemana kan juga bisa ini sengaja menghampiri kerumunan orang yang lebih besar," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya