Berita

Rektor IPB: Banyuwangi Laboratorium Pertanian Dan Ketahanan Pangan

SELASA, 01 MEI 2018 | 00:30 WIB | LAPORAN:

. Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi di dunia pertanian. Hal itu memicu Institut Pertanian Bogor (IPB) mengajak Banyuwangi melakukan kerjasama bidang pertanian.

"Kami ingin menjadikan Banyuwangi sebagai laboratorium pertanian dan ketahanan pangan. Harapannya di Banyuwangi akan muncul inovasi-inovasi di bidang pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan," kata Rektor IPB Arif Satria saat mengunjungi Banyuwangi, Sabtu (28/4). Rombongan akademisi IPB ini berada di Banyuwangi selama tiga hari.

Arif mengatakan, IPB memiliki tekad untuk pengembangan smart farming karena itu membutuhkan mitra daerah yang memiliki satu visi seperti Banyuwangi.


"Banyuwangi sangat potensial karena kami nilai visi kami sama. Meninggalkan yang konvensional dan beralih ke cara-cara moderen," ujarnya.

Selama ini, kata Arief, IPB telah memberikan banyak inovasi pertanian bagi Indonesia. Bahkan menurut Arief, tiap tahun dari total 100 inovasi yang mendapat penghargaan dari pemerintah Indonesia 40 persen berasal dari IPB.

"Kami jajaki terlebih dahulu apa yang dibutuhkan dan apa yang bisa dikembangkan di Banyuwangi. Saat ini pendekatan pertanian, perikanan, dan pendidikan tidak seperti dulu lagi, sudah mengalami banyak revolusi yang sangat cepat," jelas Arif.

Arif mengakui telah banyak mendengar kemajuan-kemajuan Banyuwangi termasuk di bidang pertanian. Seperti pengembangan varietas beras organik, berbagai jenis durian, bawang putih, dan varietas pertanian lainnya.

"Ini akan menjadi kerja sama yang saling menguntungkan. Kami juga ingin mengembangkan inovasi pertanian yang telah kami kembangkan di Banyuwangi, misalnya seperti varietas padi IPB 3S, dan lainnya," kata Arif.

Varietas yang dikembangkan memiliki produktivitas yang tinggi. Satu hektar lahan yang biasanya menghasilkan 7 sampai 8 ton, dengan varietas IPB3S bisa menghasilkan 11 ton padi.

Selain itu kerjasama juga bisa dilakukan dalam bentuk akademis. IPB saat ini telah membuka kampus di Sukabumi, hal serupa juga bisa dilakukan di Banyuwangi.

"Kami tidak menutup kemungkinan itu. Bisa juga mengembangkan sekolah vokasi di Banyuwangi yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Misalnya program studi durian, buah naga, dan lainnya, yang bisa meningkatkan produksi pertanian daerah," tambah Arif.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik rencana kerja sama ini. Anas berharap kerjasama tersebut bisa memperkuat sayap sektor pertanian dan perikanan di tengah pesatnya perkembangan pariwisata Banyuwangi.

"Saya ingin keduanya jalan bareng. Pariwisata tumbuh dan sektor pangan tetap kuat, tentu tantangannya tidak mudah. Namun saya percaya IPB yang memang expert di sektor pertanian akan membantu mengantisipasi tantangan di sektor pertanian dan perikanan, utamanya budidaya ikan air tawar," ujarnya.

Menurut Anas, IPB telah terbukti memiliki banyak inovasi di bidang pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan.

"Kami akan tindak lanjuti dengan datang ke IPB untuk merumuskan bentuk kerjasamanya. Banyak hal yang bisa dilakukan bersama IPB," demikian Anas. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya