Berita

Foto: Net

Nusantara

Kemudahan Izin, Investasi Kota Tangerang Stabil Sejak 2014

SENIN, 30 APRIL 2018 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Kemudahan dalam berinvestasi yang didukung dengan infrastruktur serta lokasi strategis, mendorong pengusaha dari berbagai negara berinvestasi di Kota Tangerang.

Kota Tangerang tak hanya sebagai kota industri dan jasa tetapi juga pusat perdagangan. Lokasi strategis yang dekat dengan Bandara Soekarno Hatta juga ibukota DKI Jakarta, mendorong pengusaha mengembangkan usahanya.

Kondisi tersebut didukung dengan berbagai kemudahan, inovasi dan terobosan dalam berinvestasi yang disiapkan Pemerintah Kota Tangerang.


Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Karsidi mengatakan, sejak tahun 2014 hingga 2017 realisasi investasi Kota Tangerang sangat bagus. Realisasi investasi di Kota Tangerang setiap tahunnya tetap stabil dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi perekonomian di Indonesia.

"Pemkot Tangerang memberikan inovasi dan terobosan dalam kemudahan berinvestasi. Begitu juga dengan sosialisasi yang diberikan kepada pelaku usaha,"ujar Karsidi.

Menurutnya minat investasi baik yang Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sama - sama meningkat setiap tahunnya.

Kondisi tersebut menjadikan PDRB atau pendapatan per kapita Kota Tangerang terbesar di provinsi Banten, Selain itu pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang di atas rata-rata nasional.

"Meningkatnya investasi turut didukung dengan adanya perizinan online yang memudahkan berinvestasi bagi pengusaha lokal maupun dari luar negeri," ujarnya.

Karsidi memaparkan, berdasarkan data realisasi investasi hingga akhir tahun 2017 lalu, perdagangan dan reparasi menjadi sektor terbesar dalam investasi di Kota Tangerang, Selanjutnya disusul industri logam, mesin dan elektronik pada urutan kedua dan di ketiga adalah sektor makanan.

"Ada 15 sektor yang menjadi sumber peningkatan investasi di Kota Tangerang  dan lima urutan besar tersebut adalah perdagangan dan reparasi. Lalu logam, mesin dan elektro yang diikuti sektor makanan, kimia dan tekstil," terangnya.[wid]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya